Suara.com - Pelatih Bali United Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco, meminta anak asuhnya untuk bersabar dalam menghadapi situasi pandemi yang membuat kompetisi sepakbola Tanah Air terombang-ambing.
Hal itu juga untuk menantikan penurusan kasus COVID-19 di Indonesia seiring perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Mudah-mudahan keputusan terbaik agar kasus COVID-19 di Indonesia segera menurun," kata Teco, dikutip Antara dari laman resmi klub, Jumat (23/7/2021).
"Saya pikir semua pemain dan pelatih sudah cukup sabar sama situasi sepak bola Indonesia saat ini."
Sampai saat ini, pasukan armada asuhan Coach Teco pun masih diberikan porsi latihan secara mandiri oleh tim pelatih fisik.
Jika nantinya pemerintah mulai memberikan kelonggaran PPKM pekan depan, kata dia, maka skuad Serdadu Tridatu bisa kembali berkumpul dalam latihan tim.
Teco menegaskan tidak akan membubarkan timnya seperti yang dilakukan beberapa tim Liga 1 karena pelaksanaan pembatasan kegiatan saat ini.
"Bali United sejauh ini tidak dibubarkan seperti beberapa tim lainnya. Tim kami menjalankan latihan mandiri. Saya pikir dari Bali United mau kompetisi jalan dan mau sepak bola Indonesia hidup lagi," katanya.
Pemain profesional butuh latihan dan butuh pertandingan resmi," tegas Coach Teco.
Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Latihan Mandiri Skuad Persela Lanjut sampai Akhir Bulan
Karena itu, kata dia, Skuad Bali United akan mengawali latihan bersama dengan program fisik dan teknik jika PPKM telah berakhir pekan depan.
Teco mengingatkan bahwa harapan agar kompetisi Liga 1 terlaksana tahun ini menjadi cita-cita skuad Serdadu Tridatu dan pecinta sepak bola Indonesia.
Sebelumnya, pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli 2021 mendatang.
Istilahnya sekarang adalah PPKM Level 4 yang berlaku untuk pulau Jawa dan Bali, sementara 27 provinsi lainnya menjalankan PPKM Mikro berdasarkan Instruksi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia.
Berita Terkait
-
Warna Biru Dominasi Logo Liga 1, Siapa Sponsor Baru Kompetisi Kasta Tertinggi Indonesia?
-
Persija: Angelo Alessio dan Marco Motta ke Indonesia Usai PPKM Darurat
-
Dapat Sinyal Positif, LIB Harap BNPB Terbitkan Izin Liga 1 2021/2022 Pekan Ini
-
Gandeng ACT, PSS Sleman Galang Dana untuk Bantu Penanganan COVID-19
-
Soal Liga 1, Pelatih Persib Bandung Tunggu Arahan PSSI dan PT LIB
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga