Suara.com - Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, memiliki sejarah panjang yang penuh lika-liku sebelum menduduki posisi tinggi seperti sekarang ini.
Selain menjadi Presiden PSG, lelaki asal Qatar itu memang terkenal sebagai pemimpin beIN Media Group, Qatar Sports Investments, Presiden Federasi Tenis Qatar, dan lain-lain.
Tentu, ada perjalanan panjang yang membuat karier lelaki dengan nama lengkap Nasser bin Ghanim Al-Khelaifi itu melesat hingga menjadi salah satu orang terkaya di dunia.
Lalu, apa saja latar belakang yang membuat lelaki 47 tahun itu menjadi salah satu sosok yang begitu tersohor di dunia olahraga?
Berikut menyajikan sejumlah fakta dan latar belakang kehidupan Nasser-Al-Khelaifi sebelum menjadi Presiden sekaligus CEO PSG.
Berasal dari Keluarga Nelayan
Nasser Al-Khelaifi ternyata bukan seorang anak yang lahir dan dibesarkan oleh keluarga yang kaya raya. Sebab, ayahnya hanya bekerja sebagai nelayan Mutiara .
Lelaki kelahiran 12 November 1973 ini kemudian mendapatkan kesempatan untuk belajar Ilmu Ekonomi dari Universitas Qatar.
Kemudian, ia melanjutkan studi masternya saat menempuh jenjang pascasarjana di University of Piraeus, Yunani.
Baca Juga: Belum Juga Dibeli, Fans PSG Ramai-ramai Tolak Kedatangan Paul Pogba
Meskipun demikian, tak banyak yang mengetahui mengenai kehidupan personal dari Nasser Al-Khelaifi.
Sebab, dia memilih untuk tetap merahasiakan kehidupannya dari konsumsi publik. Ia juga tak pernah memperkenalkan anggota keluarganya kepada media.
Tekuni Tenis secara Profesional
Sebetulnya, Al-Khelaifi pernah terjun di dunia tenis sebagai atlet profesional. Bahkan, sejak rentang tahun 1992 hingga 2002, dia telah mencatatkan 43 pertandingan di lintas ajang.
Dari seluruh penampilannya itu, dia membukukan rekor 12-31 di nomor tunggal putra, dan 12-16 di nomor ganda.
Kemudian, Nasser Al-Khelaifi pernah menduduki jabatan sebagai Presiden Federasi Tenis Qatar sejak November 2008. Pada 2011, dia dipilih menjadi Wakil Presiden Federasi Tenis Asia untuk wilayah Asia Barat.
Berita Terkait
-
Fokus Piala Dunia 2026, Ferran Torres Beri Jawaban Ketus soal Rumor Gabung PSG
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Pernah Dilatih Andoni Iraola, Bek PSG Ilya Zabarnyi Masuk Radar Transfer Liverpool
-
Persib Bandung Kirim Doa untuk Layvin Kurzawa
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya