Suara.com - Bintang Paris Saint-Germain, Neymar Jr tengah menikmati liburan musim panas di Ibiza ditemani mantan kekasih usai menelan pil pahit di Copa America 2021.
Tak seperti biasanya, Neymar Jr memilih menghabiskan liburan musim panas tahun ini bersama keluarga. Menariknya sang mantan juga ikut diajak serta.
Pemain andalan PSG dan timnas Brasil berusia 29 tahun itu memamerkan tubuhnya yang bertato saat berjemur di atas kapal pesiar laut mediteran, Ibiza.
Neymar juga pamer momen ketika memeluk mesra sang mantan, Carol Dantas yang juga ibu dari putra satu-satunya, Davi Lucca.
Liburan musim panas kali ini seolah menjadi pengobat luka Neymar usah menjalani musim yang buruk baik di level klub maupun tim nasional.
Musim 2020-2021 menjadi perjalanan buruk Neymar yang gagal membawa PSG mempertahankan gelar Liga 1 dengan selisih satu poin dari jawara baru, Lille.
Raksasa Perancis juga lagi-lagi menorehkan hasil minor di Liga Champions, tersingkir di babak semifinal dari raksasa Liga Inggris, Manchester City.
Tak berhenti disitu, kegagalan timnas Brasil di final Copa America 2021 juga memberi bekas luka mendalam untuk Neymar.
Neymar dan Brasil dipaksa mengakui keunggulan Argentina pada partai final yang digelar di Stadion Maracana.
Baca Juga: Akur, Neymar Peluk Mesra Mantan Kekasihnya saat Liburan di Ibiza
Usai mengalami rentetan hasil mengecewakan itu, Neymar terus memanjakan dirinya selama liburan musim panas tahun ini.
Salah satunya membeli helikopter modifikasi yang khusus digunakannya saat berada di kampung halaman, Brasil dan ketika pergi berlibur.
Namun demikian, liburan bersama sang putra dan mantan kekasih benar-benar membuat senyum Neymar kembali seolah melupakan segala kegagalan sebelumnya.
Dalam satu momen, Neymar tampak semringah ketika mendapat pelukan mesra dari Carol Dantas yang mengenakan bikini hitam di atas kapal pesiar yang ditumpangi.
Seolah menjadi puncak kegembiraan bintang Brasil setelah resmi memperpanjang masa baktinya untuk PSG awal tahun ini.
Di sisa kariernya Neymar masih memiliki ambisi besar, yakni mengantarkan Brasil kembali memenangi Piala Dunia.
Selain itu membawa Paris Saint-Germain menjadi jawara baru di Liga Champions, sekaligus untuk pertama kalinya.
"Saya ingin memenangi Piala Dunia. Itu selalu menjadi impian terbesar dalam karier saya," ucap Neymar, dikutip dari The Sun.
"Akan tetapi saya juga ingin memenangi setiap gelar bersama PSG, seperti Liga Champions dan Piala Perancis." imbuhnya.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Luis Enrique Akui PSG Dibuat Menderita Meski Lolos ke 16 Besar Liga Champions
-
Alasan Layvin Kurzawa Belum Juga Tampil Bersama Persib Bandung di Super League
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras