Bola / Bola Indonesia
Minggu, 01 Maret 2026 | 13:56 WIB
Penyerang sayap Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh merayakan gol penaltinya ke gawang Jepang pada laga Piala Asia 2023 di Education City Stadium di Al-Rayyan, Qatar, 3 Februari 2024. [HECTOR RETAMAL / AFP]
Baca 10 detik
  • Pertemuan ikonik Iran vs Amerika Serikat pada Piala Dunia 1998 diwarnai diplomasi bunga damai.

  • Meski hubungan diplomatik memanas, kedua tim menunjukkan sportivitas luar biasa di stadion Lyon.

  • Rivalitas panjang ini diprediksi kembali memanas saat kedua negara bersaing di Piala Dunia 2026.

Suara.com - Perang yang terjadi baru-baru ini antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat geger dunia. Jauh ke belakang, kedua belah pihak ternyata pernah mesra di sepak bola tepatnya Piala Dunia 1998 meski hubungan kedua negara memanas.

Piala Dunia 1998 berlangsung di Prancis. Amerika Serikat dan Iran sama-sama berada di Grup F dan bertanding pada 21 Juni di Stade Gerland, Lyon.

Laga ini menarik perhatian internasional. Sampai-sampai panitia pertandingan Piala Dunia 1998 memperketat keamanan mengingat hubungan kedua negara yang kurang bagus.

Amerika dan Iran tidak punya hubungan diplomatik sejak 1979. Saat itu, AS tidak setuju dengan program nuklir Iran. Sebaliknya, Iran ogah mengakui kedigdayaan Amerika Serikat.

Nah, jelang bentrok kedua kesebelasan, saat itu ada isu tujuh ribu teroris bakal hadir.

Pimpinan Iran ketika itu, Muhammad Khatami bahkan memerintahkan tim nasional negaranya jangan mau menghampiri skuad Amerika Serikat buat berjabat tangan.

Hingga pada akhirnya, tim Amerika Serikat yang menghampiri pemain-pemain Iran usai adanya negosiasi terlebih dahulu. Ini karena sesuai aturan FIFA, tim B (Iran) harus mengampiri tim A (Amerika Serikat).

Sepanjang pertandingan sama sekali tidak terlihat adanya ketegangan antarkedua negara. Duel berjalan sebagaimana mestinya.

Bahkan, sebelum kick-off, skuad Iran membagikan bunga kepada pemain Amerika hingga kedua kesebelasan berfoto bersama.

Baca Juga: Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB

Kekhawatiran bakal ada penyusupan teroris di pertandingan tersebut tidak terbukti. Penonton yang hadir di stadion sangat antusias menyaksikan laga.

Iran berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 atas Amerika Serikat. Dua gol kemenangan Iran dilesakkan oleh Hamid Estili (40’) dan Mahdavikia (84’). Satu gol Amerika Serikat dicetak oleh Brian McBride (89’).

Meski begitu, keduanya gagal melaju ke babak 16 besar karena kalah bersaing dengan Jerman dan Yugoslavia di Grup F.

Kedua kesebelasan juga kembali berhadapan di Piala Dunia 2022. Nah, kali ini giliran Amerika Serikat berhasil mengalahkan Iran dengan skor tipis 1-0.

Amerika Serikat akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. Nah, Iran juga kembali menjadi peserta ajang akbar ini.

Tentu menarik dinanti gebrakan apa yang akan terjadi yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran di Piala Dunia 2026.

Load More