Suara.com - Manchester City hari ini telah resmi merampungkan transfer gelandang serang Aston Villa, Jack Grealish, Jumat (6/8/2021). Tak tanggung-tanggung, City menjadikan Grealish sebagai pembelian termahal sepanjang sejarah Liga Inggris, dengan biaya transfer 100 juta pounds (sekira Rp 1,9 triliun).
Usai meneken kontrak jangka panjang hingga 2027 bersama Manchester City, Grealish pun mengaku sudah tak sabar untuk segera melakoni debut kompetitifnya dengan balutan seragam The Citizens.
Kebetulan, Manchester City sebagai juara bertahan Liga Inggris sudah ditunggu laga Community Shield menghadapi kampiun Piala FA, Leicester City pada Sabtu (7/8/2021) besok malam WIB di Stadion Wembley.
Terkait klub barunya, Grealish sendiri secara khusus mengungkapkan kekagumannya pada gelandang serang andalan Manchester City, Kevin De Bruyne.
Bertipikal hampir sama, Grealish tak ragu mengakui jika De Bruyne adalah role model sekaligus idolanya sebagai seorang gelandang serang.
"Saya pikir sudah jadi rahasia umum untuk publik bahwa saya memang adalah pengagum Kevin (De Bruyne). Sebagai seorang gelandang menyerang, dia adalah role model untuk saya, untuk gaya bermain saya. Dia sangat menginspirasi saya, dia adalah idola," celoteh Grealish seperti dilansir The Sun, Jumat (6/8/2021).
"Untuk memiliki prospek bermain bersama dia di satu tim, saya sudah tidak sabar!" seru pemain berusia 25 tahun yang juga fasih berperan sebagai penyerang sayap maupun second striker itu.
"Ini akan jadi mimpi yang jadi nyata untuk bermain bersama dia. Saya selalu bilang bahwa selain (Cristiano) Ronaldo dan (Lionel) Messi, saya pikir dia adalah pemain terbaik di dunia. Dia betul-betul memiliki segalanya," puji Grealish.
"Di musim sebelumnya, saya mendapatkan enam assist dan saya duduk dengan manajer (Dean Smith) dan menyaksikan video-video Kevin De Bruyne di Aston Villa. Saya mengatakan; 'Inilah yang ingin saya lakukan. Saya ingin bola akhir saya seperti dia'. Dan memang benar, itu adalah sesuatu yang saya latih."
Baca Juga: Manchester United Buka Kans Boyong Lionel Messi yang Tanpa Klub
"Kemudian pada musim lalu, saya akhirnya mendapatkan 12 assist dalam 25 atau 26 pertandingan (lintas ajang), yang artinya keuntungan yang bagus. Itulah yang saya dasarkan, cara dia bermain dan cara dia selalu menemukan bola akhir yang sempurna."
"Saya tidak pernah bermain bersama dia, namun saya pernah bermain beberapa kali melawan dia, mendapatkan kaus dia. Tapi, Kevin De Bruyne jelas orang yang saya tidak sabar lagi menunggu untuk bermain bersama," pungkas playmaker Timnas Inggris itu.
Berita Terkait
-
Saking Banyaknya Stok Pemain Keturunan, Van Dijk Sebut Timnas Indonesia Bisa Sekuat Manchester City
-
Masih Optimis Juara, Tammy Abraham Peringatkan Arsenal dan Manchester City
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Snoop Dogg Bikin Heboh di Swansea City, Pelatih Lawan Spill Bau Tak Biasa di Lorong Stadion
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Mampukah Calvin Verdonk Bawa Lille Comeback atas Red Star Belgrade?
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions
-
John Herdman Dipuji Pundit Malaysia: Jauh Lebih Visioner Dibanding Patrick Kluivert
-
Luis Enrique Akui PSG Dibuat Menderita Meski Lolos ke 16 Besar Liga Champions
-
Thom Haye Absen Lawan Madura, Persib Siapkan Skenario Alternatif
-
Main di GBLA, Federico Barba Pastikan Persib Bandung Siap Pertahankan Tren Positif
-
Alasan Layvin Kurzawa Belum Juga Tampil Bersama Persib Bandung di Super League