Di pertemuan kedua yang berlangsung di Jepang, PSM kembali tumbang dari Yokohama F Marinos dengan skor 0-3 lewat gol Dutra, Yoshineru Uefa dan Daisuke Oku.
2. Kawasaki Frontale vs Arema (2007)
Kawasaki Frontale yang berstatus penguasa J-League belakangan ini, baru pertama kali mencicipi Liga Champions Asia pada 2007.
Saat itu, yang jadi lawan pertama Kawasaki Frontale adalah Arema di grup F. Saat itu, Singo Edan diperkuat nama-nama besar seperti Elie Aiboy, Ponaryo Astaman, dan Ortizan Salossa.
Di pertandingan pertama yang berlangsung di Gajayana, Arema tumbang dengan skor 1-3 dari Kawasaki Frontale. Satu gol Singo Edan sendiri dicetak Elie Aiboy.
Lalu di pertemuan kedua, Arema kembali tumbang dengan skor 0-3 dari Kawasaki Frontale di laga yang berlangsung di Jepang.
3. Urawa Red Diamonds vs Persik Kediri (2007)
Di tahun yang sama yakni 2007, wakil Indonesia juga berhadapan dengan wakil J-League kala Persik Kediri tergabung di grup E bersama Urawa Red Diamonds (Jepang), Sydney FC (Australia), dan Shanghai Shenhua (China).
Saat itu, Persik Kediri dihuni oleh trio legendaris Cristian Gonzales, Ronald Fagundes, dan Danilo Fernando. Trio ini juga ditambah sederet nama beken seperti Budi Sudarsono, Kurnia Sandy hingga Erol Iba.
Baca Juga: Nankatsu SC, Klub Divisi 6 Jepang yang Terinspirasi dari Serial Kartun Captain Tsubasa
Di pertemuan pertama, Persik harus mengakui keunggulan Urawa Red Diamonds dengan skor 0-3 di Jepang.
Namun di pertemuan kedua yang berlangsung di Stadion Manahan, Persik mampu menunjukkan kelasnya dan menahan imbang Urawa Red Diamonds dengan skor 3-3 lewat Brace Cristian Gonzales dan satu gol Budi Sudarsono.
4. Gamba Osaka vs Sriwijaya FC (2009)
Di Liga Champions Asia 2009, Sriwijaya FC tergabung di grup F bersama Gamba Osaka (Jepang), Seoul FC (Korea Selatan) dan Shandong Luneng (China).
Di pertemuan pertama yang berlangsung di Jepang, Sriwijaya FC yang ditukangi Rahmad Darmawan harus tumbang dengan skor besar yakni 0-3 dari Gamba Osaka.
Dan di pertemuan kedua di Stadion Jakabaring, Sriwijaya FC yang dihuni nama besar seperti Ferry Rotinsulu dan Charis Yulianto pun kembali tak berdaya dengan skor 0-3 dari tamunya.
Berita Terkait
-
Siapa Wandi Wanandi? Orang Indonesia Pertama yang Jadi Investor Klub Liga Jepang
-
Bojan Hodak Percaya Diri Persib 'Matikan' Top Skor J-League Andalan Lion City Sailors
-
Dibuang Yokohama F. Marinos, Sandy Walsh Kini Bersemangat Perbaiki Karier di Buriram
-
Karier Singkat di Yokohama, Sandy Walsh Siap Pindah ke Buriram United
-
Liga Indonesia Level Up! PT LIB Rekrut Mantan General Manager Liga Jepang
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia
-
Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?