Suara.com - Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo mengakui bahwa ia menggunakan formasi tiga bek saat melawan Bali United pada pekan pembuka Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/8/2021) malam WIB.
Dalam pertandingan itu, Joko Susilo memainkan formasi 3-4-3, di mana tiga bek diisi oleh OK John, Arthur Felix Silva, dan Vava Mario Yagalo. Sementara Danny Saputra dan Ibrahim Sanjaya dipercaya untuk bermain di sayap.
Meski hanya tiga bek, Persik mampu mengimbangi gempuran Bali United. Ternyata, Joko Susilo punya inspirasi dalam menerapkan strareginya yaitu dari Timnas Jerman.
Meski begitu, taktik tersebut tidak mampu membawa Persik Kediri menang melawan Bali United. Pada menit 83, Macan Putih --julukan Persik-- kebobolan lewat gol M Rahmat.
"Inspirasi saya banyak ada timnas Jerman dan timnas Swedia," kata Joko Susilo dalam konferensi pers virtual seusai pertandingan.
"Jadi sekarang kan sistemnya sudah fleksibel, jadi tidak terasa saat bertahan dan menyerang hanya pengembangannya saja yang bermasalah," tambahnya.
Lebih lanjut, Gethuk, sapaan akrab Joko Susilo mengomentari perubahan regulasi Liga 1 2021/2022. Di mana setiap klub dipersilahkan melakukan lima pergantian pemain.
Bagi Gethuk regulasi tersebut sangatlah bagus, terutama bagi tim yang memiliki kedalaman skuad mumpuni seperti Bali United.
"Ini bagus dan sangat menguntungkan untuk tim yang mempunyai kedalaman tim. Ini sangat enak sekali, makanya Bali United beruntung sekali," pungkasnya.
Baca Juga: Evaluasi Kemenangan Lawan Persik, Teco Berharap Jadwal Lengkap Liga 1 Segera Dirilis
Berita Terkait
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
-
Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0
-
Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas
-
Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak!
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi