Suara.com - Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique menyebut faktor individu sedikit banyak menjadi biang kekalahan timnya dari Swedia dalam lanjutan Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Jumat (3/9/2021)
Dalam laga di Friends Arena, Stockholm, timnas Spanyol takluk dengan skor tipis 1-2. Gol cepat Carlos Soler pada menit kelima, mampu dibalas dua kali oleh tim tuan rumah lewat Alexander Isak (6'), dan Viktor Claesson (57').
Hasil itu tak hanya menjadi pukulan bagi perjuangan Spanyol untuk lolos kualifikasi, tetapi juga menjadi kekalahan perdana La Furia Roja di Kualifikasi Piala Dunia sejak 1993, sebagaimana dilansir dari Football-Espana.
“Kami telah kehilangan terlalu banyak duel dan mereka telah menghasilkan lebih banyak transisi," kata Luis Enrique terkait laga dikutip Diario AS, Jumat (3/9/2021).
Meski kalah, Luis Enrique enggan menyalahkan individu. Timnas Spanyol memang kalah di lini tengah, tetapi secara keseluruhan dia menganggap para pemainnya sudah tampil baik.
“Itu bukan pertandingan yang buruk, kami memiliki ambisi dan menciptakan banyak peluang tetapi kami telah kehilangan banyak duel di lini tengah," kata Luis Enrique.
"Dan dengan transisi, mereka telah membuat banyak kerusakan bagi kami. Saat ini yang berada di posisi pertama adalah Swedia dan kami harus bereaksi," tambahnya.
Spanyol kini hanya mengumpulkan tujuh poin dari empat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Mereka berada di belakang Swedia selaku pemuncak klasemen dengan sembilan poin dari tiga laga.
Selanjutnya, timnas Spanyol akan menghadapi Georgia di Badajoz pada 5 September dan tiga hari kemudian melakukan perjalanan ke Kosovo sebelum jeda internasional bulan ini berakhir.
Baca Juga: Pelatih Argentina Ingin Mainkan Messi di Tiga Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Bola Tadi Malam, Kualifikasi Piala Dunia: Spanyol Kalah, Inggris Permak Hungaria
-
Kualifikasi Piala Dunia: Jumpa Italia, Bulgaria Ingin Belajar dari sang Juara Eropa
-
Lampaui Rekor Ali Daei, Cristiano Ronaldo: Ini Pencapaian yang Sangat Istimewa
-
Kevin Walker, Gelandang Swedia yang Lebih Populer sebagai Penyanyi
-
Timnas Spanyol Sambangi Friends Arena, Luis Enrique: Pertandingan Berat
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027