Suara.com - Jesse Lingard membukukan dua gol dan satu assist saat membantu tim nasional Inggris mencukur Andorra 4-0 dalam laga lanjutan Grup I kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Stadion Wembley, London, Minggu waktu setempat atau Senin (6/9/2021) dini hari WIB.
Satu assist Lingard dikonversi menjadi gol oleh Bukayo Saka dalam laga yang juga diwarnai keberhasilan Harry Kane mengeksekusi tendangan penalti tersebut.
Inggris melanjutkan catatan sapu bersih mereka dan mencengkeram posisi puncak klasemen Grup I dengan raihan 15 poin penuh, sedangkan Andorra (3) tak beranjak dari urutan kelima, demikian catatan laman resmi UEFA.
Pasukan Gareth Southgate tampil begitu dominan dengan sedikitnya 88 persen penguasaan bola sepanjang laga dan membuka keunggulan pada menit ke-18 saat umpan lambung Saka bisa disambut diteruskan oleh Lingard ke pojok tiang jauh tim tamu.
Kendati terus menguasai jalannya laga, Inggris baru mampu menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-72 lewat eksekusi penalti Kane selepas Mason Mount dilanggar Christian Garcia di dalam kotak terlarang.
Enam menit kemudian, Lingard mencetak gol keduanya setelah melakukan satu sentuhan dari umpan sodoran Saka sebelum melepaskan tembakan kerah ke tiang jauh yang kembali gagal diantisipasi kiper Josep Gomes.
Lantas pada menit ke-85 kemenangan Inggris dilengkapi jadi 4-0 setelah Trent Alexander-Arnold mengirimkan sepak pojok cepat yang langsung dikirimkan Lingard jadi umpan silang matang yang tinggal diselesaikan secara sederhana oleh Saka.
Albania Kalahkan Hongaria 1-0
Dalam pertandingan lain yang berlangsung bersamaan di Arena Kombetare, Tirana, tuan rumah Albania memetik kemenangan tipis 1-0 atas Hongaria berkat gol larut Armando Broja.
Baca Juga: Link Live Streaming Kualifikasi Piala Dunia 2022: Inggris vs Andorra
Kemenangan itu membuat Albania melompat naik ke posisi kedua dengan sembilan poin sembari menunggu hasil laga San Marino vs Polandia yang dilangsungkan lebih larut.
Rangkaian pertandingan terakhir dalam jendela kualifikasi September ini akan berlangsung pada Rabu (8/9) yakni Albania vs San Marino, Polandia vs Inggris dan Hongaria vs Andorra.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Kualifikasi Piala Dunia 2022: Inggris vs Andorra
-
Trent Alexander-Arnold Merasa Belum Istimewa di Timnas Inggris
-
Valentino Rossi Dibuat Penasaran dengan Satu Hal Ini Jelang Pensiun, Apa Itu?
-
Kelabui Taliban, Pasukan SAS Berhasil Kabur karena Pakai Burqa
-
Belanda vs Montenegro: Der Oranje Pesta 4 Gol Tanpa Balas
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik