Suara.com - Bek AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya, viral di media sosial. Perkaranya, dia melayangkan tendangan kungfu terhadap pemain Persiraja, Muhammad Nadhiif.
Aksi Syaiful terjadi saat Persiraja bersua AHHA PS Pati. Laga tersebut merupakan persahabatan yang sejatinya digelar untuk mengukur persiapan klub yang berbasis di Pati itu dalam menyongsong Liga 2 2021.
Namun, pertandingan yang sejatinya sudah dimenangi oleh AHHA PS Pati mesti tercoreng oleh ulah Syaiful. Padahal, mereka sudah unggul tiga gol.
Usai laga, Syaiful kemudian mendadak ramai menjadi perbincangan. Kendati sudah meminta maaf dan mengakui perbuatannya karena melanggar fairplay, tetap saja aksinya membuat sebagian pecinta sepak bola geram.
Lantas, seperti apa jejak rekam Syaiful? Berikut perjalanan singkat sang pemain yang dikutip bolatimes dari berbagai sumber.
Syaiful mulai menggeluti sepak bola profesional pada 2010. Sebelumnya, dia merupakan pemain Persema Malang U-19 dan sempat mencicipi Piala Soeratin U-18 pada 2009.
Di usia yang terbilang muda, Syaiful adalah pemain potensial. Namanya meroket lantaran pada 2011 ia sudah jadi bagian skuad Persema untuk berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL).
Berkat aksinya pula, Persija Jakarta yang juga berkompetisi di IPL mengangkut pemain kelahiran Malang ini ke Jakarta.
Setelah berseragam Persija, Syaiful kemudian malang melintang ke sejumlah klub besar tanah air. Persik Kediri, Sriwijaya FC, Arema FC, hingga Bali United, sudah merasakan servis pemain 29 tahun itu.
Baca Juga: Profil Muhammad Nadhiif, Pemain yang Jadi Sasaran Tendangan Kungfu Syaiful Indra Cahya
Imbas penampilan apiknya, Syaiful Indra juga mendapat kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Bahkan, ia sudah berbaju Garuda sejak level U-16.
Paling menyita perhatian adalah keikutsertaan Syaiful di Kualifikasi Piala Asia 2013. Ia mencetak satu gol saat timnas Indonesia U-23 menghadapi Jepang.
Tak hanya di tim nasional junior, Syaiful Indra juga sudah mentas bersama Timnas Senior. Pemanpilannya pada 6 Februari 2015 melawan Irak di Kualifikasi Piala Asia, adalah debut pemain yang musim ini sempat diisukan akan merapat ke PSM Makassar.
[Penulis: Alan Kusuma]
Berita Terkait
-
Persiraja Banda Aceh Kembali Gagal Menang di Kandang, Pelatih Minta Maaf
-
Kebobrokan Liga 2 Bikin Andik Vermansyah Geram, PT LIB Lempar Bola ke Komdis PSSI
-
Siapa Andik Vermansyah yang Marah-marah di Medsos? Dulu Andalan Timnas Indonesia Kini Terdampar di Liga 2
-
Andik Vermansyah Ngamuk Colek Erick Thohir: Main Bola Kayak Jadi Wayang, Liga Bobrok!
-
Gara-gara Laga Internasional, PSSI Disanksi AFC Denda Ribuan Dollar
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI