Suara.com - Presiden Barcelona Joan Laporta mengakui dirinya tidak suka melihat debut mantan pemainnya Lionel Messi bersama Paris Saint-Germain (PSG) pada beberapa pekan lalu.
Dikutip dari football-espana, Selasa (7/9/2021), Laporta menjelaskan melihat Messi melakukan debut bersama PSG adalah hal yang asing dan aneh bagi dirinya.
"Saya melihat dia (Messi) melakukan debut di PSG dan saya tidak suka itu, ini adalah situasi yang asing, aneh," ujar Laporta kepada Diario AS.
Dirinya mengatakan hingga kini ia sama sekali belum berbicara dengan Messi semenjak ia meninggalkan Barcelona.
Laporta menilai saat ini cerita Messi dengan Barcelona masih berlanjut, karena pemain berusia 34 tahun itu akan selalu menjadi Barcelonista.
"Saya belum berbicara dengan dia semenjak ia pergi. Cerita ini harus berlanjut. Saya mengatakan ceritanya karena dia akan selalu menjadi Barcelonista," ungkap Laporta.
Laporta menjelaskan selama negosiasi dengan Messi, tidak pernah muncul kata hengkang keluar dari La Pulga. Selain itu, dirinya juga memastikan tidak ada gesekan antara Messi atau ayahnya dan semuanya berjalan normal.
"Apa yang harus saya katakan adalah bahwa tidak pernah ada nada keluar selama negosiasi. Semua normal dalam konteksnya. Tidak pernah ada gesekan dengan ayahnya atau dia," jelas Laporta.
Lionel Messi mencatatkan debutnya bersama PSG pada 29 Agustus yang lalu ketika melawan Stade Reims di Liga Prancis menggantikan Neymar dan bermain selama 24 menit.
Baca Juga: Julian Nagelsmann: Tanpa Messi, Sejumlah Pemain Barcelona Lebih Bebas
Lionel Messi didatangkan PSG setelah sang pemain tidak bisa memperpanjang kontraknya di Barcelona setelah hampir sepanjang karier dia habiskan waktu bersama klub asal Catalan tersebut.
Di PSG, Messi mendapatkan kontrak hingga Juni 2023 dan ditambah opsi perpanjangan satu tahun serta mendapatkan bayaran sebesar Rp590 miliar setiap tahun.
Berita Terkait
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
-
Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit