Suara.com - Pertandingan Maroko melawan Guinea di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika harus ditunda karena terjadi kudeta bersenjata. Pemain Timnas Maroko, Sofyan Amrabat kemudian menceritakan momen mencekam tersebut.
Sofyan Amrabat dan pemain Timnas Maroko melakukan laga tandang ke Guinea. Mereka sudah tiba di Guinea pada Sabtu (5/9/2021) dan menggelar sesi latihan di sana.
Namun, pada hari Minggu pagi terjadi kudeta bersenjata untuk menggulingkan pemerintahan Guinea. Suasana pun tidak kondusif dan skuat Maroko terjebak di hotel.
"Anda tidak berharap menjalani tugas internasional dan berakhir di tengah kudeta militer," ucap Sofyan Amrabat dikutip dari Football Italia pada Kamis (9/9/2021).
Sofyan yang juga bermain untuk Fiorentina kemudian menjelaskan keadaan mencekam di hotel. Dia awalnya tak sadar saat ada suara tembakan, karena mengira itu adalah kembang api yang ditembakkan fans untuk mengganggu skuat Maroko.
Akan tetapi, setelah mencari tahu di internet. Situasi di Guinea ternyata rusuh karena adanya kudeta bersenjata. Hal itu membuat membuat mereka ketakutan.
"Pada Minggu pagi, Adel Taarabt (pemain Maroko) bertanya apa saya mendengat suara tembakan. Saya tertawa pada awalnya dan mengatakan itu pasti kembang api karena terkadang fans melakukannya di luar hotel tim lawan untuk mengganggu waktu istirahat," jelasnya.
"Tapi kemudian kami melihat di internat apa yang sebenarnya terjadi. Keluarga saya khawatir dan semua orang mengirim pesan menanyakan kabar."
"Kami harus profesional, tapi menakutkan ketika Anda mendengar suara tembakan, lalu diam, lalu terdengar lebih banyak tembakan," imbuhnya..
Baca Juga: Dipanggil TC Timnas Indonesia U-18, Pemain Muda Semen Padang FC Ini Siap Kerja Keras
Pada akhirnya, Timnas Maroko berhasil mendapatkan pengawalan dari hotel ke bandara untuk pulang. Sesampainya di bandara, sudah ada militer yang mendesak semua orang untuk kembali, tapi pada akhirnya Raja Maroko ikut turun tangan.
"Kami sampai di bandara dan pesawat ada di landasan pacu, tapi militer telah menguncinya dan mendesak semua orang untuk kembali. Dengan intervensi Raja Maroko yang menghubungi pemimpin baru Guinea, mereka mengizinkan kami naik pesawat dengan pengawasan militer," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gelandang Liverpool Naby Keita Terjebak Kudeta Guinea Saat Bela Timnas
-
Pura-pura Cedera, Pelatih Maroko Berang kepada Hakim Ziyech
-
Panas! Hakim Ziyech dan Pelatih Timnas Maroko Saling Lempar Sindiran
-
Aksi Mulia Naby Keita, Sedekah 30 Ton Beras di Awal Bulan Ramadhan
-
Inter Milan Segera Bayar Hutang ke Real Madrid Terkait Achraf Hakimi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet
-
Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026