Suara.com - Borneo FC yang musim ini mendatangkan sejumlah pemain cukup bagus belum memberikan penampilan yang memuaskan. Salah satunya adalah lini belakang yang tidak konsisten fokus sepanjang pertandingan.
Pada pekan pertama Liga 1 2021/2022, Pesut Etam --julukan Borneo FC-- memang berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1. Namun, Borneo FC kebobolan di 15 menit akhir laga.
Adapun di laga pekan kedua, Borneo FC kalah 0-1 dari Persik Kediri. Gol Persik diciptakan pada menit 79.
"Memang ada kesalahan di lini belakang di dua pertandingan awal ini. Harusnya koordinasi harus tetap dijaga. Sebab sekali kesalahan terjadi, maka akan jadi masalah bagi gawang kami," kata Ahmad Amiruddin selaku asisten pelatih Borneo FC dalam keterangan resmi klub.
Menurut Amir, salah satu evaluasi yang akan dilakukan sebelum lawan Barito Putera di pekan ketiga Liga 1 2021/2022 adalah barisan belakang.
Gol Persik disebutnya terjadi karena kesalahan di lini belakang. Ia berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali di laga selanjutnya.
“Jadi jangan sampai lawan Barito kami mengulang kesalahan yang sama. Sebab lawan kami berikutnya punya pemain depan lebih berbahaya,” pungkasnya.
Adapun Borneo FC akan menjamu Barito Putera C di pekan ketiga Liga 1. Duel kedua tim akan berlangsung pada Jumat, 17 September 2021.
Baca Juga: Kalah di Pekan Kedua, Pelatih PSS Sleman Benahi Beberapa Aspek untuk Hadapi Arema FC
Berita Terkait
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
John Herdman Ketahuan Nongkrong Bareng Bos Klub Saat Dewa United Tumbangkan Borneo FC
-
Persib Bandung Fokus Super League Usai Gugur ACL 2 Buat Borneo FC dan Persija Terancam Bahaya
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026