Suara.com - Bayern Munich dan Borussia Dortmund dilaporkan mengincar pemain penyerang Chelsea Timo Werner, tetapi Manajer Chelsea Thomas Tuchel tidak boleh terpengaruh oleh minimnya gol penyerang asal Jerman itu.
Ketika Thomas Tuchel dan Marina Granovskaia merenungkan masa depan Timo Werner, mereka harus melihat kontribusinya secara keseluruhan daripada rekor gol rata-ratanya.
Melansir dari Mirror, Selasa (21/9/2021), Pemain asal Jerman itu didatangkan dengan harga 47 juta pound sterling dari RB Leipzig ke Chelsea saat The Blues menghabiskan 222 juta pound sterling musim panas lalu.
Setelah awal yang positif, performa Werner justru kurang baik di Chelsea dan pemain berusia 25 tahun tersebut mencetak lebih banyak gol yang dianulir daripada yang sah.
Dia telah diberi banyak peluang, tidak hanya oleh Frank Lampard, tetapi juga oleh Tuchel selama 15 bulan masa tinggalnya bersama The Blues.
Dengan minat dari raksasa Bundesliga Bayern Munich dan Borussia Dortmund, Tuchel dan Granovskaia bisa saja dihadapkan dengan keputusan mempertahankan atau yang sebaliknya pada Werner.
Striker bernomor punggung 11 tersebut telah lebih dari membuktikan dan membenarkan nilainya melalui kemampuannya untuk meregangkan pertahanan dan memberikan ruang bagi rekan satu timnya untuk dimanfaatkan.
Pergerakan Werner mungkin tidak dihargai sebagai assist seperti sliding pass Mason Mount ke Havertz, tetapi kontribusi pemain Jerman itu sama pentingnya.
Rekor mencetak golnya mungkin tidak mendekati musim terakhirnya yang luar biasa bersama RB Leipzig di mana ia mencetak 28 gol dalam 34 penampilan, tetapi kontribusinya untuk The Blues sangat penting.
Baca Juga: Masa Depannya di Barcelona Dipertanyakan, Ronald Koeman Tak Ambil Pusing
Sementara Borussia Dortmund dan Bayern Munich dilaporkan melihat striker Chelsea tersebut sebagai pengganti potensial untuk Erling Haaland (Dortmund) dan Robert Lewandowski (Bayern Munich).
Outlet Jerman SPORT1 mengatakan ada kemungkinan 70 persen bisa Werner bersatu kembali dengan mantan manajernya Julian Nagelsmann di Bayern.
Sementara rekor enam golnya musim lalu sedikit dibandingkan dengan statistik Bundesliganya, Werner memiliki lebih dari sekadar membawa bobotnya dengan kontribusinya yang lain.
Penulis: Jacinta Aura Maharani
Berita Terkait
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Hasil Liga Champions: Drama Epik Sporting CP hingga Pesta Gol PSG di London
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?