Suara.com - Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman yang akrab disapa Djanur menyebut bahwa tekad dan keinginan untuk menang menjadi kunci sukses tim asuhannya memenangi laga kontra PSM Makassar.
Pada laga pekan kelima Liga 1 2021 yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin, PSM dicukur 0-2 oleh Barito Putera.
"Kuncinya, pemain punya tekad dan keinginan untuk menang," kata Djanur, saat konferensi pers usai laga, Senin (27/8/2021) malam.
Djanur bersyukur Barito Putera akhirnya bisa pecah telor di laga pekan kelima Liga 1 2021, setelah empat pertandingan hanya meraih imbang dan tiga kali kalah.
"Mari kita semua, pemain dan ofisial bersyukur kepada Allah SWT. Saya apresiasi kerja keras pemain dengan disiplin cukup dan punya tekad untuk menang," ujarnya seperti dilansir Antara.
Kemenangan itu, diakuinya, sekaligus untuk menjawab kritikan suporter karena Laskar Antasari belum meraih kemenangan di empat laga yang dijalaninya.
Djanur menilai kritikan suporter sebagai kewajaran sebagai wujud kecintaan terhadap tim kebanggaannya dan pasti menanti kemenangan.
Hanya saja, ia meminta suporter untuk bersabar karena para pemain Barito Putera sudah bekerja keras dalam setiap laga yang dimainkan.
"Kritik tidak masalah, malah menjadikan sebagai motivasi. Kami bukan siapa-siapa tanpa suporter," kata Djanur.
Baca Juga: Sama-sama Tangguh, Persib dan Tira Persikabo Harus Puas Berbagi Poin di Wibawa Mukti
Dengan hasil tersebut, Barito Putera naik ke posisi ke-14, sedangkan PSM Makassar turun ke posisi kelima.
Berita Terkait
-
Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?