Suara.com - Pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija menganggap timnya kurang beruntung hingga harus takluk dari Barito Putera dalam laga pekan kelima Liga 1 2021/2022.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/9/2021), PSM dicukur 0-2 oleh Barito Putera.
"Di babak pertama sebenarnya kami punya peluang lebih banyak dari mereka tetapi tidak mencetak gol," kata Coach Milo, saat konferensi pers usai laga, Senin malam.
Di sisi lain, diakui Milo, Barito Putera mencetak gol cukup cantik di babak kedua yang memberikan energi lebih kepada para pemain Laskar Antasari untuk mencetak gol kedua.
Milo mengibaratkan sepak bola sebagaimana permainan catur, sebab hanya dengan satu kesalahan bisa membuat kekalahan.
"Dalam sepak bola kadang kita kurang beruntung. Seperti pertandingan catur, satu kesalahan, kita bisa selesai," kata pelatih asal Bosnia itu.
Soal cuaca, Milo mengakui memang cukup terik karena bertanding di sore hari, tetapi tidak bisa menjadikan alasan kekalahan bagi Pasukan Ramang.
"Memang bukan karena kelelahan, ya faktor ketidakberuntungan dalam memanfaatkan. Kadang kita harus kalah untuk bangkit," katanya.
Meski demikian, Milo mengakui performa tim besutan Djadjang Nurdjaman memiliki performa terbaiknya di laga tersebut.
Baca Juga: Persija 'Pincang' Hadapi Persita, Angelo Alessio Tak Ambil Pusing
"Lawan juga bermain bagus, kita harus akui," pungkas Milo.
Sementara itu, Zulkifli Syukur mengakui tim kehilangan fokus di babak kedua sehingga kebobolan, dan terjadi lagi di gol kedua Barito Putera.
Bek senior PSM Makassar itu juga enggan beralasan faktor cuaca terik yang menyebabkan kekalahan timnya, sebab Barito Putera juga bermain di waktu yang sama.
"Ya, mungkin kurang beruntung hari ini. Kami akan coba bangkit di pertandingan selanjutnya," katanya, demikian dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Hantam PSM 2-0, Djanur Ungkap Kunci Kemenangan Barito Putera
-
Hadapi Persiraja di Pekan Kelima, Persela Minus sang Kapten
-
Sama-sama Tangguh, Persib dan Tira Persikabo Harus Puas Berbagi Poin di Wibawa Mukti
-
Persija Kerap Kebobolan Ketika Unggul, Marco Motta: Semoga Tidak Terjadi Lagi
-
Pemain Kunci Persija Absen, Pelatih Persita Anggap Bukan Keuntungan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi
-
Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol
-
Maarten Paes Bantah Jordi Cruyff Sosok Penentu Kepindahannya ke Ajax
-
Calvin Verdonk Ukir Sejarah Usai Lille Berhasil Lolos ke 16 Besar Liga Europa
-
Alarm untuk Andritany, Cyrus Margono Siap Rebut Status Kiper Utama Persija
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Kenalkan Batik hingga Rendang, Maarten Paes dan Denny Landzaat Bawa Budaya Indonesia ke Ajax
-
Diduga Nunggak Utang Rp5 Miliar, Eks Apparel Timnas Indonesia Erspo Resmi Digugat ke Pengadilan
-
Bikin Ngilu! Detik-detik Kapten Nottingham Forest Alami Patah Jari Tangan
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia