Suara.com - Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi mengatakan laga matchday 2 Grup D Liga Champions 2021/2022 lawan tuan rumah Shakhtar Donetsk di Ukraina, Rabu (28/9/2021) malam WIB nanti merupakan laga yang penting, namun tak akan krusial menentukan kelolosan mereka ke babak 16 besar.
Inter tergabung ke Grup D Liga Champions 2021-22 ini. Mereka bersaing bersama Sheriff, Real Madrid, dan Shakhtar tentunya.
Di matchday 1 lalu, Inter mengawali perjalanannya di Liga Champions musim ini dengan buruk. Bermain di kandang sendiri, mereka dikalahkan Real Madrid 0-1.
Kekalahan itu membuat Inter berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup D Liga Champions. Mereka belum mengoleksi satu angka sekalipun bersama Shakhtar, yang di laga perdana kalah dari Sheriff.
Jelang duel matchday kedua Liga Champions, Simone Inzaghi melempar pujian kepada Shakhtar Donestk. Ia memuji konsistensi mereka yang bisa terus tampil di level tertinggi dalam dua dekade terakhir.
“Shakhtar telah melakukan perjalanan yang luar biasa. Lebih dari 20 tahun telah berlalu, dan mereka telah melakukan perjalanan hebat mendekati Final Liga Europa," kata Simone Inzaghi seperti dilansir football-Italia.
“Dalam beberapa tahun terakhir, mereka juga tampil luar biasa di Liga Champions," puji eks pelatih Lazio itu.
Simone Inzaghi kemudian ditanya apakah laga lawan Shakhtar Donetsk itu akan menjadi laga yang menentukan kelolosan Inter Milan ke babak 16 besar Liga Champions nanti. Simone pun menggelengkan kepalanya.
“Belum, tapi tentu sangat penting," jawab Simone.
Eks pelatih Lazio itu kemudian berpesan pada anak-anak asuhnya agar bermain sepenuh hati melawan Shakhtar. Seperti yang mereka tunjukkan saat melawan Atalanta di pentas Serie A.
"Shakhtar adalah tim yang hebat, sangat terlatih, dengan individu yang hebat," pujinya.
“Kami harus memainkan permainan yang bagus, mengetahui bahwa kami datang dari performa bagus melawan Atalanta. Saya sangat menyukai tim dan reaksi mereka," serunya.
Sebelum melawan Shakhtar Donetsk, Inter Milan bermain melawan Atalanta. Pasukan Simone Inzaghi hanya bisa bermain imbang 2-2 saja di laga tersebut.
Berita Terkait
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Cetak Gol Beruntun, Pio Esposito Tegaskan Selalu Maksimal untuk Italia
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Lionel Messi Jadi Pesepak Bola Pertama yang Raih Princess of Asturias Award 2026
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Amerika Tawarkan Pembuatan Visa Kilat Nonton Piala Dunia 2026, Tapi Bayar Segini
-
Prediksi John Herdman Terbukti, Mozambik Bikin Timnas Indonesia Kerja Keras di GBK
-
Harapan Pelatih Mozambik: Ingin Reuni dengan Timnas Indonesia di Portugal, Spanyol, dan Maroko
-
Hajar Mozambik, John Herdman Samai Prestasi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub
-
Mata-matai Timnas Indonesia di GBK, Pelatih Vietnam 'Digocek' John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Menang Beruntun Lawan Oman dan Mozambik, Rekor Terbaik 2 Dekade
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
John Herdman Cetak Rekor Sama Seperti Shin Tae-yong Usai Gebuk Oman dan Mozambik