Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono mengatakan laga melawan Taiwan sangat penting untuk dimenangkan. Sebab, skuad Garuda ingin lolos ke babak kualifikasi.
Duel kedua tim dalam leg pertama ini akan berlangsung di Chang Arena Buriram, Thailand, Kamis (7/10/2021). Sedangkan leg kedua bergulir 11 Oktober mendatang di venue yang sama.
"Pertandingan melawan Taiwan sangat penting, karena menentukan kita lolos apa tidaknya ke babak Kualifikasi Piala Asia 2023," kata Evan Dimas dalam jumpa pers jelang pertandingan.
"Tidak ada pilihan lagi kecuali menang," tambah pemain milik Bhayangkara FC tersebut.
Lebih lanjut, Evan mengaku persiapan yang dilakukan bersama rekan-rekannya sudah cukup bagus. Ia berharap bisa menerapkan semua materi latihan dalam pertandingan.
"Jadi kami sebagai pemain sangat siap. Apalagi dengan instruksi-instruksi yang diberikan coach Shin Tae-yong kami sangat percaya diri untuk pertandingan," jelasnya.
Terkait cuaca di Buriram yang tidak menentu, Evan menambahkan hal itu bukan persoalan. Menurutnya, cuaca di Thailand tak beda jauh dari Indonesia.
"Kalau hujan kita sudah terbiasa. Kadang kita juga di Indonesia kalau hujan tidak mungkin juga pertandingan dihentikan," terang Evan Dimas.
"Jadi kalau hujan kita tetap harus bertanding. Dan lawan akan bertanding juga. Hujan tidak hujan kita harus memenangkan pertandingan," pungkasnya.
Baca Juga: Profil Wu Chun-ching, Kapten Taiwan yang Berpotensi Repotkan Timnas Indonesia
Merujuk ranking FIFA, Indonesia saat ini tertinggal jauh dari Taiwan yakni 175 berbanding 151. Tetapi dari aspek rekor pertemuan, skuad Garuda bisa optimis menatap laga ini.
Dari enam pertemuan terakhir kedua tim, Indonesia sudah empat kali kalahkan Taiwan. Sementara duanya dimenangi oleh Taiwan.
Tag
Berita Terkait
-
Taiwan Tanpa Kekuatan Terbaik, Timnas Indonesia Pantang Anggap Remeh
-
4 Alasan Evan Dimas Harus Jadi Pemain Utama di Laga Melawan Taiwan
-
Tak Peduli Buriram Hujan atau Tidak, Timnas Indonesia Siap Tempur
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Taiwan di Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023
-
Ranking FIFA Masih Jelek, Alasan Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Taiwan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji