Bola / bola-indonesia
Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Pemain Timnas Indonesi, Adam Alis saat pertandingan leg kedua melawan Taiwan di play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Chang Arena, Buriram, Thailand, Senin (11/10/2021) malan WIB. (Dok. PSSI).

Suara.com - Timnas Indonesia diminta pelatih Shin Tae-yong untuk tidak cepat puas. Masih banyak ruang perbaikan yang harus dilakukan guna menjadi sebuah tim yang lebih baik lagi.

Timnas Indonesia berhasil lolos ke Kualifikasi Piala Asia 2023 setelah mengalahkan Taiwan dalam babak play-off dengan agregat 5-1.

Pada leg pertama, skuad Garuda mengalahkan Taiwan 2-1 pada Kamis (7/10/2021), sebelum menang telak 3-0 pada leg kedua di Chang Arena Buriram, Thailand, Senin (11/10/2021) malam WIB.

Dalam leg kedua, tiga gol timnas Indonesia dicetak oleh Egy Maulana pada menit ke-27, Ricky Kambuaya menit 54, dan Witan Sulaeman menit ke-90+3.

Baca Juga: Bantai Taiwan 3-0, Timnas Indonesia Lolos Babak Kualifikasi Piala Asia 2023

Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong mengaku puas dengan kemenangan dua kali atas Taiwan. Dia mengapresiasi kinerja para pemainnya.

"Sangat senang dengan hasil ini karena para pemain sudah bekerja keras di dua pertandingan. Jadi, untuk kedepannya kalau ada kemauan makin tinggi dari pemain, sepak bola Indonesia pasti akan lebih berkembang," kata Shin Tae-yong usai pertandingan.

Juru taktik 52 tahun itu menambahkan, meski berhasil menang besar atas taiwan, ruang perbaikan untuk Evan Dimas dan kawan-kawan masih ada.

"Meski kami mampu mencetak tiga gol, namun harus ditingkatkan lagi permainan dan kualitas golnya," tambah mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.

Pasca lolos dari babak play-off, timnas Indodnesia akan menghadapi ujian yang jauh lebih berat di babak kualifikasi yang direncanakan bergulir pada 2022 mendatang.

Baca Juga: Timnas Indonesia Mengamuk, Bantai Taiwan Tiga Gol Tanpa Balas

Dalam fase tersebut, Indonesia akan bersaing dengan 23 tim untuk bisa lolos ke putaran final Piala Asia 2023.

Komentar