Suara.com - Sukses menumbangkan RB Leipzig di matchday kedua Grup A Liga Champions, ketangguhan Club Brugge akan dijajal Manchester City di matchday ketiga, Selasa (19/10/2021) malam WIB.
Menghadapi Manchester City, pelatih Club Brugge Philippe Clement mencoba untuk realistis mengingat kualitas yang dimiliki tim besutan Josep Guardiola.
Namun, di sisi lain, Clement merasa tertantang menghadapi juara Liga Premier Inggris tersebut.
"Kami realistis. Secara pribadi [saya pikir], Bayern dan City adalah dua tim terbaik di dunia saat ini," kata Clement.
"Kami tahu ini akan menjadi tantangan besok. Tapi senang melihat orang-orang memulai untuk percaya bahwa Klub juga dapat memberikan penampilan bagus di level itu setelah dua pertandingan pertama," sambungnya seperti dikutip laman resmi UEFA.
“City adalah tim yang lebih baik dari PSG,” kata Clement. Karena mereka tidak hanya memiliki bintang individu, tetapi mereka juga membentuk keseluruhan yang baik sebagai sebuah tim."
"PSG sangat bagus dengan bola, tetapi tidak semua orang melakukan tugasnya tanpa bola."
"Bermain melawan tim papan atas dunia lagi adalah sebuah tantangan. tantangan fantastis untuk para pemain saya. Akan menarik untuk melihat di mana kami berdiri melawan tim dengan level yang lebih tinggi."
Menghadapi City, Clement memastikan jika para pemainnya sangat antusias dan siap meladeni The Citizens dan mengerahkan kemampuan terbaik mereka.
Baca Juga: Tandang ke Belgia, Kevin De Bruyne Ogah Sepelekan Club Brugge
"Para pemain percaya diri sejak awal. Setelah undian Liga Champions, ada banyak tawa dan dikatakan bahwa kami tidak akan mendapatkan poin, yang realistis jika Anda melihat anggaran klub," kata Clement.
"Tetapi para pemain telah mengalahkan diri mereka sendiri dan kami perlu melakukannya lagi. Tidak ada yang lebih baik daripada bermain melawan yang terbaik."
Matchday ketiga Grup A Liga Champions antara Club Brugge vs Manchester City akan digelar di Breydel Stadium, Selasa (19/10/2021) pukul 23.15 WIB.
Berita Terkait
-
Thomas Tuchel Nasihati Elliot Anderson untuk Tetap Rendah Hati
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Jack Grealish Dukung Langkah Manchester City yang Mengincar Iliman Ndiaye
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti