Suara.com - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti mengatakan jika merasa takut itu merupakan hal yang bagus ketika akan menjalani laga besar, seperti melawan tuan rumah Barcelona dalam lanjutan Liga Spanyol 2021/2022 di Camp Nou, Minggu (24/10/2021) malam ini pukul 21.15 WIIB.
"Merasa takut itu bagus, karena Anda tidak bisa berpikir akan menghadapi kucing ketika itu adalah singa," ujar Ancelotti kepada Marca, Minggu.
Pelatih asal Italia itu mengatakan ketakutan adalah sesuatu yang muncul sebelum pertandingan atau setelah sesi latihan, ketika menganggap tim dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.
Ancelotti mengatakan rasa takut karena hal tersebut adalah perasaan yang bagus, namun ia tidak akan berbicara soal rasa takut tersebut karena menurutnya ada hal-hal yang lebih buruk dari pada kehilangan permainan.
“Ketakutan adalah sesuatu yang muncul sebelum pertandingan atau setelah sesi latihan, ketika Anda berpikir tim tidak benar. Itu adalah sesuatu yang konstan. Ini perasaan yang bagus. Saya tidak berbicara tentang ketakutan – ada hal-hal yang lebih buruk dalam hidup dari pada kehilangan permainan," jelas Ancelotti.
Soal laga melawan Barcelona yang kerap disebut El Clasico, Ancelotti menilai pertandingan ini memiliki rivalitas yang hebat antara kedua tim dan juga kualitas yang tinggi.
Ia pun mengakui perasaannya soal pertandingan ini hampir sama dengan laga antara AC Milan vs Inter atau Chelsea vs Tottenham. Meski kedua tim, baik Real Madrid dan Barcelona, sudah berubah, duel ini akan menjadi laga yang hebat.
Menurut Ancelotti, saat ini skuad Real Madrid sudah berkembang secara fisik, namun ia masih belum mengetahui seberapa besar pemain seperti Ansu Fati atau Vinicius Junior akan tumbuh. Meski demikian, ia memastikan ini adalah pertandingan yang besar.
"Ini adalah rivalitas yang hebat dan kualitas yang sangat tinggi. Perasaan yang sama seperti Milan vs Inter atau Chelsea vs Tottenham. Dua tim sekarang sudah berubah, tapi itu akan selalu menjadi pertandingan yang besar," ungkap Ancelotti.
Baca Juga: Jelang El Clasico, Ronald Koeman Minta Suporter Barcelona Penuhi Camp Nou
"Kami sudah berkembang secara fisik, dan kami tidak tahu sekarang bagaimana pemain seperti Ansu Fati atau Vinicius akan melaju. Tapi kami tahu ini adalah pertandingan yang selalu seru," tukasnya.
Berita Terkait
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
3 Fakta Menarik usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Penantian 20 Tahun
-
Singkirkan Atletico Madrid, Arsenal Melaju ke Final Liga Champions
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions