Suara.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman sadar waktunya sudah tak banyak sebagai juru taktik Blaugrana. Pelatih bertubuh tambun asal Belanda itu pun mengaku ingin enjoy melatih Barca di sisa waktunya ini, meski sedang menghadapi tantangan berat.
Inkonsisten dan hasil-hasil buruk yang dipetik Barcelona musim ini membuat posisi Koeman sebagai pelatih kian under pressure.
Ia pun diyakini di ambang pemecetan setelah Barcelona tumbang 1-2 di kandang sendiri dari rival abadinya, Real Madrid pada laga lanjutan Liga Spanyol 2021/2022 akhir pekan lalu.
Barcelona kini terpaku di peringkat kesembilan klasemen sementara LaLiga dengan baru meraih 15 poin dari sembilan pertandingan.
Jelang laga pekan ke-11 Liga Spanyol, di mana Barca akan melawat ke kandang Rayo Vallecano pada Kamis (27/10/2021) dini hari WIB nanti, Koeman pun seakan tahu bahwa dirinya tinggal menghitung hari sebagai juru taktik Barcelona.
"Saya ingin menikmati waktu yang tersisa, apakah itu delapan tahun, enam bulan, satu tahun, atau beberapa minggu. Saya ingin enjoy melatih Barca, klub besar, klub fantastis yang sangat luar biasa," ucap Koeman seperti dilansir BBC, Rabu (27/10/2021).
"Saya sudah dewasa dan saya tahu bagaimana hal ini bekerja," sambung mantan bek Barcelona yang juga eks pelatih Ajax, Benfica, Valencia, Everton dan Timnas Belanda itu.
Setelah kekalahan di El Clasico akhir pekan lalu, Koeman sendiri mengalami insiden yang tak mengenakkan. Mobil sang pelatih digeruduk fans Barcelona saat ingin keluar dari area Camp Nou, yang menjadi bukti kekesalan para Cules atas performa buruk tim sepanjang musim ini.
"Ini adalah masalah sosial. Itu adalah orang-orang tidak berpendidikan yang tidak memahami aturan dan nilai," kecam Koeman.
Baca Juga: Mobilnya Digeruduk Fans Barcelona, Ronald Koeman: Orang-orang yang Tak Tahu Aturan
"Di dalam stadion, lingkungannya benar-benar berbeda dan itulah yang saya ingat. Suasana meriah itu, fans mendukung dengan luar biasa meski akhirnya kita kalah. Ya, bukan dengan orang-orang seperti itu," tukasnya.
[Aulia Ivanka Rahmana / Rully Fauzi]
Berita Terkait
-
Juwensley Onstein Pamer Berada di Nou Camp Barcelona, Benarkah Ia Keturunan Indonesia?
-
Real Madrid Gagal Lolos Langsung Liga Champions, Mbappe Sebut Permainan El Real Sangat Memalukan
-
Real Madrid Dibobol Kiper Benfica di Liga Champions, Pelatih Barcelona Ikut Berkomentar
-
Viral! Setelah Kebanjiran, Camp Nou Jadi Sarang Tikus, Stadion Barcelona Jadi Olok-olok
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya