Suara.com - Timnas Thailand sedang dalam masa transisi pelatih baru yang baru saja ditunjuk, yakni Alexandre Polking. Meski demikian, pasukan Gajah Perang tetap menargetkan juara di Piala AFF 2020.
Federasi Sepak Bola Thailand telah memecat Akira Nishino usai hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Posisinya kemudian digantikan oleh Alexandre Polking.
Pelatih berusia 45 tahun menegaskan bahwa dirinya sangat optimis untuk memberikan prestasi bagi tim berjuluk War Elephants ini. Polking menegaskan ingin membawa pulang trofi Piala AFF.
Demi menjuarai Piala AFF 2020, Thailand harus berjuang lebih dulu di grup A untuk mengalahkan Myanmar, Filipina, Singapura, dan Timor Leste.
Jika lolos di fase grup, maka mereka akan bertemu dengan negara yang berada di grup B. Diketahui ada tiga negara kuat yang bakal menjadi calon lawan Thailand, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Vietnam.
Kendati demikian, Polking merasa tak gentar. Dia tak peduli siapa lawan yang bakal dihadapi timnya dan punya optimis tinggi mengalahkan musuh.
"Kami tentu ingin berada di final. Masalahnya bukan siapa lawanya. Apakah Vietnam, Malaysia, atau Indonesia," ucap Polking dikutip dari Zing News pada Sabtu (13/11/2021).
"Tujuan kami adalah mencapai final dan berjuang keras untuk membawa trofi kembali ke Thailand," tegasnya.
Demi ambisinya meraih juara, Thailand akan diperkuat para pemain bintangnya. Mereka dikabarkan sukses membujuk tiga pemainnya yang berkarier di luar negeri, yakni Chanatip Songkrasin, Theerathon Bunmathan, dan Sasalah Haiprakhon.
Baca Juga: Ryuji Utomo Kembali Rehat dari Medsos Demi Fokus ke Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam