Suara.com - Roberto Mancini meminta anak-anak asuhnya di skuat timnas Italia untuk mengalahkan rasa cemas saat menghadapi Irlandia Utara dalam laga pemungkas Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Windsor Park, Belfast, Selasa (16/11/2021) WIB.
Pasalnya, rasa cemas yang disebut Mancini itu membuat Italia gagal mengalahkan Swiss dan harus menangguk hasil imbang 1-1 dalam pertandingan sebelumnya di Olimpico.
Laga kontra Irlandia Utara bakal menjadi penentuan nasib apakah Italia bakal memperoleh tiket ke Qatar tahun depan atau harus menempuh jalur playoff, sementara di waktu bersamaan Swiss akan menjamu Bulgaria.
Italia saat ini memimpin di puncak klasemen berbekal keunggulan selisih gol atas Swiss, meski kedua tim sama-sama mengoleksi 15 poin. Hanya juara grup yang memperoleh tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia 2022, sedangkan runner-up bakal melakoni babak playoff.
"Kami terlalu diliputi kecemasan saat melawan Swiss," kata Mancini sebagaimana dilansir Reuters seperti dimuat Antara, Senin dini hari WIB.
"Di Irlandia Utara nanti tekanan jelas akan lebih besar, tetapi penting bagi kami untuk mengalahkan rasa cemas," sambung dia.
Menghadapi Irlandia Utara, Mancini berharap para pemainnya bisa menerapkan strategi umpan-umpan cepat sebagaimana yang sudah dilakukan dalam tiga tahun terakhir sejak ia mengambil alih kursi pelatih kepala Gli Azzurri.
"Tentu tidak akan mudah sebab Irlandia Utara jarang membiarkan lawan leluasa di area pertahanan mereka," katanya.
"Perjalanan ini memiliki banyak momen-momen sulit, yang mana kami tidak terbiasa menghadapinya. Tapi para pemain tidak boleh melupakan hal-hal yang sudah kami capai sejauh ini," tutup Mancini.
Baca Juga: Amankan Tiket Piala Dunia 2022, Luka Modric: Kroasia Tim Terbaik di Grup H
Di bawah Mancini, Italia menorehkan rekor nirkalah terpanjang sepanjang sejarah mereka dan mengangkat trofi Euro 2020 di Wembley, Juli lalu.
Kegagalan mendapat tiket putaran final jelas akan menjadi antiklimaks dalam perjalanan epik Italia.
Mancini menambahkan bahwa gelandang AC Milan Sandro Tonali bisa memainkan peranan penting sembari mengungkap bahwa Nicolo Barella berburu dengan waktu memulihkan kondisinya agar bisa ikut turun dalam laga kontra Swiss.
Berita Terkait
-
Emil Audero Jadi Tembok Kokoh, Pelatih Genoa: Mencetak Gol Lawan Cremonese Itu Sulit
-
Duel Panas Cremonese vs Genoa Menjadi Pertaruhan Harga Diri Emil Audero
-
Kalah dari Inter Milan, Direktur Juventus Kritik Keras Wasit dan VAR
-
Pertempuran Sengit, Inter Milan Bungkam Juventus 3-2 di Giuseppe Meazza
-
Alvaro Morata Kartu Merah, Klub Milik Orang Indonesia Kalah Tipis dari Fiorentina
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Media Vietnam Pandang Remeh, Labeli Timnas Indonesia Skuad 100 Persen Kalah di Final Piala AFF
-
3 Fakta Jhonattan Limbu, Pemain Keturunan Berdarah Gurkha-Jawa, Masa Depan Timnas Indonesia
-
Febri Hariyadi Resmi ke Persis Solo Demi Misi Penyelamatan Laskar Sambernyawa
-
Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Meski Sudah Unggul 3-0, Ratchaburi FC Tetap Waspadai Amuk Balas Dendam Persib Bandung
-
Bintang Baru PSIM Jop van der Avert Akui Kaget dengan Cuaca Ekstrem Indonesia
-
Debut bersama PSIM, Jop van der Avert Nilai Liga Indonesia Sedang Berkembang
-
Sindiran Tajam Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bergantung Naturalisasi daripada Pemain Muda
-
Tottenham Pilih Igor Tudor karena Ditolak Pelatih Palmeiras?
-
James Trafford Kecewa Minim Jam Bermain di Manchester City