Suara.com - Pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija sudah melakukan sejumlah evaluasi terhadap penampilan selama Seri 2 BRI Liga 1. Ia menilai Erwin Gutawa dkk masih sering kehilangan konsentrasi yang berujung pada kegagalan tim meraih hasil sempurna.
Milomir memberi contoh saat melawan Bhayangkara FC pada pertandingan terakhir seri 2 lalu PSM Makassar kalah dengan skor 2-0. Padahal gol yang dicetak Bhayangkara FC seharusnya tidak terjadi apabila pemain mampu menjaga fokus.
Sepanjang pertandingan, PSM begitu mendominasi pertandingan bahkan mampu menciptakan peluang lebih banyak dibandingkan Bhayangkara FC namun hilangnya konsentrasi jantung pertahanan sendiri mampu dimanfaatkan lawan untuk mencuri gol.
Di seri 3 mendatang, Milomir Seslija tidak ingin kesalahan tersebut kembali terulang. Sejumlah langkah pembenahan pun diberikan kepada pemain selama masa persiapan.
"Saya tidak mau beralibi apapun, kita bisa lihat bahwa PSM bisa membuat beberapa peluang. Sementara lawan di pertandingan kemarin (Bhayangkara FC) minim peluang,” ujar Milomir Seslija seperti dikutip dari Ligaindonesiabaru.com.
"Dan ya kalau misalkan kita tilik lagi pertandingan beberapa waktu lalu. Kita coba perbaiki berusaha untuk menjadi lebih baik di seri 3,” tegasnya.
Terkait jadwal pertandingan yang cukup padat dengan masa jeda yang tidak terlalu panjang, mantan pelatih Arema FC dan Madura United itu merasa tidak ada masalah dengan masa recovery pemain di seri 3 mendatang.
Berita Terkait
-
Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN
-
Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta
-
DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades
-
Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia