Suara.com - Raksasa London, Chelsea ternyata nyaris memiliki sosok legenda Arsenal, Dennis Bergkamp di tahun 1995 andai memiliki cukup dana untuk membeli sang pemain.
Keterbatasan dana membuat Chelsea harus gigit jari setelah rencana mendatangkan pemain idaman ke Stamford Bridge gagal total.
Dennis Bergkamp sedianya akan direkrut Chelsea pada 1995 silam, untuk bermain bersama Ruud Gullit namun rencana itu harus dikubur dalam-dalam.
Hal ini diungkapkan Tom Hoddle saat menangani The Blues medio 1993 hingga 1996, sosok yang membuat Chelsea sukses mendapatkan beberapa pemain bintang saat itu.
Seperti Mark Hughes dan Dan Petrescu selain Ruud Gullit yang datang dengan status bebas transfer dari Sampdoria pada Juli 1995.
Performa Gullit membantu klub berkembang sebelum rezim Roman Abramovich datang, namun bisa lebih cepat lagi andai Hoddle berhasil merekrut Bergkamp.
Pil pahit ditelan Chelsea usai gagal membawa Bergkamp ke Stamford Brigde, karena tak punya uang untuk menebus sang pemain dari Inter Milan.
Hingga The Gunners, Arsenal yang kemudian sukses merekrut Bergkamp dengan mahar 7,5 juta poundsterling atau sekitar Rp144 miliar.
Andai Chelsea sukses merekrut Bergkamp, lini tengah Chelsea bakal mengerikan dengan duetnya bersama Ruud Gullit.
Baca Juga: Patrick Vieira Halangi Arsenal Datangkan Renato Sanches
"Kami hampir mendapatkan Dennis Bergkamp dari Inter Milan. Dia tersedia tetapi kami tidak punya uang," ucap Hoddle kepada TALKSport.
"Bayangkan jika kami membeli mereka berdua saat itu. Itu akan menyenangkan, tetapi mereka tidak dapat mengumpulkan uang pada saat itu.
"Jadi kami hanya melewatkan kemungkinan mendapatkan Dennis [Bergkamp] juga. Tapi Gullit luar biasa dan kehadirannya mengangkat Chelsea.
"Itu adalah saat-saat yang menyenangkan." imbuhnya.
Menjadi keputusan yang tepat bagi Bergkamp bergabung Arsenal, ia mendapat kejayaan bersama klub di Liga Inggris.
Di bawah asuhan Arsene Wenger, Bergkamp berhasil mendapatkan predikat legenda klub.
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Juga Bisa Naturalisasi Produk Akademi Arsenal
-
Keok di Menit Akhir, Rui Borges Peringatkan Arsenal: Sporting CP Siap Beri Kejutan di Emirates
-
Arsenal Gendong Liga Inggris di Liga Champions
-
Eks Arsenal Aaron Ramsey Resmi Pensiun di Usia 35 Tahun, Akhiri Karier Panjang di Sepak Bola
-
Jadi Pahlawan Kemenangan Arsenal atas Sporting, Havertz: Ini Belum Selesai!
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia
-
Satu Darah di GBK, Ketika Jakmania Menyulap Dukungan Jadi Kehidupan