- Pelatih Sporting CP, Rui Borges, merasa sangat optimistis timnya bisa membalikkan keadaan saat melawat ke markas Arsenal di Emirates Stadium pekan depan.
- Keyakinan ini muncul meski Sporting CP baru saja kalah dramatis 0-1 di kandang sendiri lewat gol menit akhir Kai Havertz pada leg pertama perempat final Liga Champions.
- Borges menyoroti banyaknya peluang emas yang terbuang sia-sia dan menuntut penyelesaian akhir yang lebih tajam dari anak asuhnya pada pertemuan kedua nanti.
Suara.com - Pelatih kepala Sporting CP, Rui Borges, masih menyalakan api optimisme jelang lawatan krusial timnya ke markas Arsenal pada leg kedua perempat final Liga Champions.
Meski baru saja menelan kekalahan pahit di kandang sendiri, sang entrenador sangat yakin bahwa anak asuhnya memiliki mentalitas baja untuk membalikkan keadaan di London.
Duel penentuan hidup mati tersebut dijadwalkan akan mengguncang publik Emirates Stadium pada hari Kamis (16/4/2026) pekan depan.
Keyakinan tinggi yang diusung oleh sang pelatih bukan tanpa alasan, mengingat margin ketertinggalan mereka saat ini hanyalah satu gol saja.
"Saya sekarang sangat yakin bahwa kami akan memberikan respons yang bagus di London," tegas Rui Borges seperti dikutip dari situs resmi klub pada Kamis (9/4/2026).
Ia memastikan bahwa skuad berjuluk Leoes (Singa) tersebut akan berjuang habis-habisan hingga tetes keringat terakhir demi mengamankan tiket ke semifinal.
"Kami akan menyelesaikan pertandingan ini hingga akhir," imbuhnya dengan nada penuh semangat juang.
Pada pertemuan leg pertama yang berlangsung di Estadio Jose Alvalade, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB lalu, tuan rumah terpaksa harus mengakui keunggulan tipis tim tamu.
Gol tunggal yang menjadi mimpi buruk bagi wakil Portugal tersebut dilesakkan oleh Kai Havertz tepat pada detik-detik akhir menjelang peluit panjang dibunyikan.
Baca Juga: Arne Slot: Liverpool Bakal Dipermalukan PSG Jika Ulangi Performa Lawan Man City
Kekalahan menyakitkan di pengujung laga tersebut diakui sang pelatih sempat menimbulkan kekecewaan mendalam di ruang ganti.
"Ini membuat frustrasi. Wajar jika merasa sedikit frustrasi setelah pertandingan hebat yang kami mainkan di sini melawan tim kelas atas," ungkap Borges jujur.
Namun, ia lebih memilih untuk menyoroti sisi positif dari performa menjanjikan yang telah diperagakan oleh anak asuhnya di atas lapangan hijau.
Sepanjang jalannya pertandingan, Sporting CP sejatinya mampu memberikan perlawanan sengit dan berulang kali menebar ancaman berbahaya ke gawang The Gunners.
Borges pun tak segan mengakui bahwa timnya sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol pembuka keunggulan.
"Kami memiliki tiga atau empat peluang emas," sesalnya mengingat momen-momen krusial yang terbuang percuma.
Evaluasi tajam terkait penyelesaian akhir kini menjadi fokus utama staf kepelatihan dalam menyongsong laga tandang ke ibu kota Inggris tersebut.
"Kami hanya perlu sedikit lebih tajam di depan gawang. Itulah sepak bola; mari tetap tegakkan kepala dan percaya bahwa itu mungkin," tutup Borges membakar semangat pasukannya.
Berita Terkait
-
Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua
-
PSG Bungkam Liverpool 2-0, Kvaratskhelia: Kami Harusnya Bisa Bantai Mereka
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Arsenal Gendong Liga Inggris di Liga Champions
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen
-
BEI Gembok Massal 3 Saham, Ini Daftar yang Kena Penghentian Sementara
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah
-
Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?
-
Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT