-
Persija dan I League gelar aksi donor darah massal di Stadion Gelora Bung Karno.
-
Kegiatan ini bertujuan membantu pemulihan stok darah PMI Jakarta pasca libur panjang nasional.
-
Suporter muda menjadi target utama dalam kampanye kemanusiaan bertajuk Satu Darah Indonesia.
Suara.com - Denyut kemanusiaan terasa kuat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta saat Persija Jakarta berkolaborasi dengan I League operator kompetisi Super League menggelar aksi donor darah di area Zona 2B, Sabtu (11/4/2026).
Aksi yang digelar menjelang pertandingan malam sekitar pukul 19.00 WIB, kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar pembuka duel klasik Persija vs Persebaya Surabaya.
Aksi ini hadir sebagai ruang bagi suporter untuk menyalurkan loyalitas dalam bentuk yang jauh lebih bermakna yakni menyelamatkan sesama.
Antusiasme The Jakmania terlihat nyata. Jumlah pendaftar membludak, menunjukkan bahwa semangat dukungan tak hanya hidup di tribun, tetapi juga mengalir dalam aksi nyata.
Fans Engagement I League, Budiman Dalimunthe, menegaskan bahwa program ini dirancang bukan sekadar simbolik, melainkan sebagai gerakan kolektif yang membangun kesadaran kesehatan dan solidaritas.
"Beberapa klub sebenarnya sudah pernah menggelar donor darah, tapi tidak terintegrasi dan kurang terekspos. Kali ini kami coba kemas lebih serius," kata Budiman dalam keterangannya.
Untuk mendukung pelaksanaan, kegiatan ini turut menggandeng PMI Jakarta Utara sebagai mitra utama dalam pengelolaan donor.
Aksi sosial ini merupakan bagian dari kampanye bertajuk "Satu Darah, Darah Indonesia", yang menyasar kelompok suporter loyal atau “hardcore fans” berusia 17 hingga 34 tahun, generasi yang dikenal penuh energi dan kini diarahkan untuk memberi dampak positif.
Ke depan, inisiatif ini dirancang tak berhenti di ibu kota. Kolaborasi serupa akan diperluas ke berbagai daerah dengan melibatkan lebih banyak klub serta PMI setempat, demi memperkuat budaya berbagi di lingkungan sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Misi Jaga Tren Sempurna, Persib Siapkan Taktik Lumat Bali United
Di sisi lain, PMI Jakarta Utara mengaku sangat terbantu, terutama di tengah menipisnya stok darah pasca libur panjang.
Panitia menyiapkan hingga 120 kantong darah untuk mengakomodasi tingginya minat pendonor dari target minimal 100 kantong.
"Ini sangat membantu kami. Harapannya target bisa tercapai, bahkan lebih,” ujar Sekretaris PMI Jakarta Utara, Ramdansyah Bakir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri
-
Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!
-
Ketum Jakmania Buka Suara soal Mauricio Souza Tinggalkan Persija, Singgung Target Juara
-
Wonderkid Piala Dunia 2026: Warren Zaire-Emery Siap Emban Peran Vital di Timnas Prancis
-
Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?
-
Masuk Akal? Ini 5 Pemain yang Berpotensi Jadi Bintang Baru Piala Dunia 2026
-
Pantang Dilupakan! Ini 9 Final Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Masa