"Saya tidak beranggapan dia dapat mengeluhkan pemain-pemain yang berhasil bersamanya," sambungnya.
Solskjaer dikritik karena menggunakan taktik yang tidak jelas yang paling terlihat ketika digasak Liverpool 0-5 dan tidak konsistennya gaya bermain tim ini.
Skuad United tentu saja tidak kekurangan bakat menyerang, tetapi Solskjaer akhirnya terusir oleh penampilan buruk empat beknya dan kurangnya kualitas bertahan yang ditunjukan lini tengahnya.
Manajer United terus menunjukkan kepercayaan kepada pemain-pemain yang tidak dalam performa terbaik seperti Aaron Wan Bissaka, Luke Shaw dan Harry Maguire yang malah merugikan dirinya dalam sebulan terakhir ini.
Solskjaer dan petinggi MU juga memilih mempertahankan pemain-pemain yang ada dalam daftar gaji yang jelas tidak lagi menjadi pusat rencana tim utamanya seperti Phil Jones, Juan Mata, Eric Bailly, Jesse Lingard, Anthony Martial dan Diogo Dalot.
Untuk semua rujukan kepada kembalinya "cara bermain United" sepanjang dia melatih tim ini, Solskjaer sebenarnya tidak menunjukkan kekejaman dan kegalakkan ala Alex Ferguson dalam hal segera mendepak pemain manakala mereka tidak lagi dibutuhkan oleh tim.
Apakah itu karena "kebaikan" Solskjaer atau orang-orang di atasnya yang berpikiran melulu ekonomi saat mempertahankan pemain-pemain yang ada dalam skuad ketimbang mengeluarkan dana untuk rekrutan baru guna menggantikan pemain-pemain itu, masih tidak jelas.
Tapi hasilnya jelas, yakni skuad dengan pilihan kualitas terlalu sedikit untuk seorang manajer yang kesulitan mengeluarkan segala potensi terbaik dari yang dia miliki dari timnya, demikian analisis Reuters. [Antara]
Baca Juga: Hampir 3 Tahun Latih Manchester United, Ini Momen Naik Turun Solskjaer
Tag
Berita Terkait
-
Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon
-
Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk
-
Pep Guardiola Hengkang, Ruben Dias Pertimbangkan Pergi dari Manchester City
-
Pep Guardiola Dikabarkan Tertarik Latih Timnas Inggris
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?