Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan bahwa pihaknya siap mengikuti aturan soal pengibaran bendera Merah Putih di Piala AFF 2020.
"Kami akan mengikuti apapun keputusannya," kata Iriawan di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (23/11/2021).
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu melanjutkan, PSSI sudah mengirimkan surat kepada Kemenpora, Lembaga AntiDoping Indonesia (LADI) dan AFF untuk mengupayakan agar bendera Merah Putih bisa dibentangkan saat timnas Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan sebelum laga dimulai.
"Namun kami tidak bisa memaksakan juga," tambah Iriawan seperti dimuat Antara.
Sebelumnya, Indonesia disanksi oleh Badan Antidoping Dunia (WADA) pada 7 Oktober lalu dengan tidak bisa mengibarkan bendera negara di setiap kejuaraan yang diikuti kecuali Olimpiade selama hukuman masih berlaku.
Hal itu karena Indonesia dianggap tidak memenuhi persyaratan soal pengujian doping. Indonesia pun tidak bisa mengibarkan Merah Putih jika juara Piala AFF 2020 di Singapura.
"Namun, kami berharap timnas tetap juara," harap Iriawan.
Sanksi tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih sudah diterapkan di turnamen bulu tangkis Piala Thomas 2020 pada Oktober 2021. Ketika itu, skuad bulu tangkis putra Indonesia yang menjadi juara terpaksa mengibarkan bendera PBSI.
Timnas Indonesia akan berkompetisi di Piala AFF 2020 pada Desember 2021 di Singapura dan bergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja dan Laos.
Baca Juga: PSSI: Mr. Y di Program Mata Najwa Bukan Wasit Liga 1
Laga perdana akan menghadapi Kamboja pada 9 Desember, lalu menghadapi Laos pada 12 Desember, Vietnam tiga hari kemudian dan Malaysia pada 19 Desember.
Berita Terkait
-
Debat Panas PDIP ke Menkop: Koperasi Merah Putih Gak Jelas, Buka di Samping Kuburan!
-
Susah Cari Lahan di Kota, Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Dipangkas?
-
Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung
-
Klaim Timnas Indonesia Makin Ditakuti di ASEAN, Erick Thohir Singgung Thailand dan Vietnam
-
PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti