Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong akan memainkan skema berbeda saat melawan Myanmar dalam laga uji coba yang berlangsung di di Emirhan Sports Complex, Antalya, Turki, Kamis (25/11/2021) malam WIB.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong tidak bisa menurunkan dua pemain andalannya di pertandingan ini yaitu Egy Maulana Vikri dan Elkan Baggott. Dua pemain tersebut sudah kembali ke timnya masing-masing.
Egy harus kembali memperkuat FK Senica di Liga Slovakia karena hanya diizinkan memperkuat Timnas Indonesia saat FIFA matchday. Begitu juga dengan Elkan Baggott harus kembali ke Inggris membela Ipswich Town U-23.
"Untuk pemain inti jadi karena Elkan dan Egy kembali ke tim jadi akan ada pemain yang menggantikan," kata Shin Tae-yong dalam keterangan yang diterima Suara.com, Kamis (25/11/2021).
Meski begitu, juru formasi asal Korea Selatan itu memastikan anak asuhannya sudah siap tempur. Evan Dimas dan kawan-kawan juga dalam kondisi terbaik buat melakoni pertandingan.
"Pastinya untuk pertandingan ini sudah mempersiapkannya dengan sangat baik. Kondisi pemain juga sangat baik," terang pelatih 52 tahun tersebut.
"Jujur saya tahu fokusnya pemain itu seperti apa. Sangat banyak latihan yang sudah dilakukan untuk mengurangi kesalahan. Saya juga sudah bicara kepada pemain untuk fokus di pertandingan," tambahnya.
Shin Tae-yong menjelaskan Timnas Indonesia mengincar kemenangan di pertandingan ini. Hasil positif tersebut bisa meningkatkan rasa percaya diri skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia.
"Tentu akan maksimal akan mendapatkan kemenangan," pungkas mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Myanmar di Laga Uji Coba Jelang Piala AFF
Adapun melawan Myanmar menjadi yang kedua bagi Timnas Indonesia selama menjalani training camp (TC) di Turki. Sebelumnya, tim Merah Putih kalah 0-1 dari Afghanistan.
TC dan uji coba selama di Turki masuk dalam persiapan Timnas Indonesia menghadapi Piala AFF 2020 pada 5 Desember 2021 - 1 Januari 2022 di Singapura.
Seperti diketahui, skuad Garuda tergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos di kejuaraan tersebut.
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut