Suara.com - Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster tetap bersyukur meski timnya hanya bisa bermain imbang tanpa gol saat berhadapan dengan PSIS Semarang di pekan ke-14 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/11/2021) malam WIB.
Dalam pertandingan tersebut juga Bhayangkara FC harus bermain dengan 10 orang karena Lee Yujun mendapat kartu merah pada menit ke-78.
Paul Munster menganggap tim asuhannya sudah bermain dengan sangat baik. Bahkan, apa yang diminta oleh sang juru taktik berjalan dengan baik meski tidak berbuah gol.
"Secara keseluruhan anak-anak tampil luar biasa, melakukan game plan yang diinginkan. Sayang, kami gagal cetak gol," kata Paul Munster usai pertandingan.
"Masih ada hal positif, kami mendapatkan clean sheet, kami bisa ambil poin, perjuangan anak-anak bagus," sambungnya.
Juru formasi asal Irlandia Utara itu juga tidak khawatir kehilangan posisi puncak klasemen karena kegagalan meraih kemenangan ini. Menurutnya, pertandingan masih banyak yang harus dilalui.
Seperti diketahui, posisi Bhayangkara FC berpotensi digeser Persib Bandung yang ada di peringkat kedua. Saat ini Persib mengoleksi 28 poin selisih dua angka dengan Bhayangkara FC.
"Semua tim pasti akan merasakan bagaimana kesulitan cetak gol. Yang harus dilakukan tim itu adalah tetap latihan," terang pelatih 39 tahun tersebut.
"Kami juga banyak melakukan latihan situasi menyerang. Yang membahayakan adalah kalau kami tidak bisa buat peluang."
Baca Juga: Prediksi PSM Makassar vs Persipura Jayapura di BRI Liga 1
"Buktinya di pertandingan ini mereka (pemain) main bagus, menciptakan banyak peluang, dan itu hal positif yang bisa diambil," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?