Suara.com - PSS Sleman membuat comeback saat melawan PSIS Semarang dalam pekan ke-15 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/12/2021) malam WIB. Sempat tertinggal, PSS sukses mengalahkan PSIS, 2-1.
PSIS unggul lebih dahulu di menit keenam. Tendangan indah Septian David Maulana dari free-kick tidak bisa dihalau kiper PSS, Miswar Saputra.
PSS menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menit ke-16. Memanfaatkan kesalahan antisipasi Kiper PSIS, Jandia Eka Putra, Eduardo Junior alias Juninho dengan mudah menjebol gawang.
Kedua tim cukup sengit memainkan pertandingan ini. Alhasil, skor 1-1 tidak berubah sampai turun minum.
PSS Sleman akhirnya bisa berbalik unggul pada menit ke-66. Berawal dari tendangan bebas, Aarons Evans menanduk bola di udara ke arah gawang, namun dimentahkan tiang.
Bereaksi cepat untuk mengamankan bola muntah, Evans akhirnya berhasil mencatatkan namanya di papan skor. PSS Sleman berbalik unggul 2-1.
PSIS terus berusaha memberikan tekanan untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya sampai pertandingan selesai, skor 2-1 tidak berubah.
Kekalahan ini membuat Mahesa Jenar --julukan PSIS-- tetap berada di posisi enam klasemen. Tim asuhan Imran Nahumarury mengoleksi 24 poin dari 15 laga.
Sementara PSS Sleman kini naik ke posisi 10. Super Elang Jawa --julukan PSS Sleman-- telah mengumpulkan 19 poin dari 15 pertandingan.
Baca Juga: Joan Laporta: Ferran Torres Salah Satu Target Barcelona
Susunan pemain:
PSIS Semarang (4-3-3): Jandia Eka Putra; Frendi Saputra, Kartika Vedhayanto Putra (Aqsha Saniskara 41'). Riyan Ardiansyah (Komarodin 46'), Wahyu Prasetyo; Wallace Costa, Andreasado (Bahril Fahreza 69'), Finky Pasamba; Reza Irfana (Eka Febri 46'), Septian David Maulana, Hari Nur Yulianto (Nerius Alom 88').
Pelatih: Imran Nahumarury.
PSS Sleman (4-3-3): Miswar Saputra; Aaron Evans, Bagus Nirwanto, Fandry Imbiri, Juninho; Jepri Kurniawan (Ocvian Chanigio 74'), Kim Jeffrey Kurniawan (Misbakus Solikin 58'), Mario Maslac; Arsyad Yusgiantoro (Dendi Agustan Maulana 82'), Derry Rachman (Samsul Arifin 84'), Nemanja Kojic.
Pelatih: Dejan Antonic.
Berita Terkait
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa
-
Minyak Dunia Melemah, Pasar Soroti Akses AS ke Cadangan Venezuela
-
Botok Ungkap Alasan Tarik Massa AMPB dari DPR: Tak Mau Dibenturkan dan Ditangkap Polisi
-
Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih
-
7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui
-
Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute
-
Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara
-
Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu
-
Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura
-
Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?