Suara.com - Manchester United langsung meraih kemenangan cleansheet dalam laga debut Ralf Rangnick sebagai manajer interim. Setan Merah membungkam tamunya, Crystal Palace 1-0, Minggu (6/12/2021).
Dalam pertandingan pekan ke-15 Liga Inggris di Old Trafford itu, Manchester United tampil berbeda. Menggunakan dasar formasi 4-2-2-2, The Red Devils seperti memiliki dinamo baru.
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mampu memperagakan pressing intensitas tinggi ala Ralf Rangnick, sesuatu yang tak terlihat selama periode Ole Gunnar Solskjaer musim ini.
Debut Rangnick semakin menarik jika merujuk fakta bahwa gol semata wayang dalam laga ini dicetak oleh Fred, gelandang Brasil yang kerap jadi bulan-bulanan fans saat MU meraih hasil buruk.
Fred mencetak gol kemenangan Setan Merah pada menit ke-77 memanfaatkan umpan dari wonderkid Mason Greenwood.
Pasca laga, Ralf Rangnick mengaku senang dengan penampilan para pemainnya. Dia bahkan memberikan kredit khusus kepada duet gelandang Scott McTominay dan Fred.
“Jika Anda bermain seperti yang kami lakukan dalam hal intensitas, berada di depan, bermain secara proaktif dan memiliki empat pemain ofensif, sangat penting Anda memiliki pemain di belakang yang sangat disiplin dan proaktif agresif terhadap bola,” kata Rangnick dikutip dari BBC, Senin (6/12/2021).
"Scotty [McTominay] dan Fred hampir sempurna dalam bertahan," tambahnya.
Kemenangan atas Crystal Palace membuat Manchester United untuk sementara menduduki peringkat enam klasemen dengan 24 poin, tertinggal 11 poin dari Manchester City di puncak.
Baca Juga: Manchester United vs Crystal Palace: Ralf Rangnick Puas dengan Skuad Setan Merah
Hasil ini turut membawa Ralf Rangnick mencatatkan rekor. Melansir Opta, juru taktik 63 tahun itu menjadi manajer asal Jerman pertama yang berhasil meraih kemenangan dalam laga debutnya di Liga Inggris.
Torehan itu bahkan tak mampui dilakukan Jurgen Klopp dan Thomas Tuchel yang sudah lebih dulu mencicipi atmosfer Liga Inggris.
Sebelumnya, lima manajer asal Jerman yakni Felix Magath, Jurgen Klopp, Jan Siewert, Daniel Farke dan Thomas Tuchel, gagal meraih poin penuh dalam laga perdananya di kompetisi kasta teratas Inggris tersebut.
Berita Terkait
-
Debut Bareng MU, Ralf Rangnick Langsung Bikin Rekor, Lampaui Klopp dan Tuchel
-
Ralf Rangnick Senang Taktiknya Berjalan di Manchester United
-
Hasil Bola Tadi Malam: Liga Inggris, Liga Italia hingga Liga Spanyol
-
Aston Villa vs Leicester: Dua Gol Konsa Antar Pasukan Gerrard Menang 2-1
-
Debut Rangnick, Manchester United Menang Tipis atas Crystal Palace di Old Trafford
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?