Suara.com - Sejumlah penyerang berbahaya tergabung di Grup B Piala AFF 2020. Timnas Indonesia sejatinya harus menyalakan alarm waspada.
Di babak grup, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja. Dan dari sederet lawan yang akan dihadapi, ada sejumlah pemain yang berlabel top skor di sejumlah turnamen dan kompetisi.
Berikut sejumlah penyerang ganas yang wajib diwaspadai Timnas Indonesia.
Guilherme de Paula [Malaysia]
Nama pertama datang dari Timnas Malaysia. Sosok tersebut adalah Guilherme de Paula.
Adapun, Paula sejatinya bukan warga negara Malaysia asli. Ia adalah pesepak bola Brasil yang dinaturalisasi oleh FAM lantaran sudah berkompetisi di Liga Super Malaysia sejak 2015 silam.
Bicara soal penampilan, Paula sudah enam kali mentas bersama Timnas Malaysia. Dirinya sudah mencetak satu gol ke jala Vietnam di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Luqman Hakim [Malaysia]
Nama kedua masih datang dari Malaysia. Sosok tersebut adalah pemain muda bernama Luqman Hakim.
Baca Juga: Keisuke Honda Anggap Timnas Indonesia Lebih Diuntungkan Ketimbang Kamboja
Di usia yang masih 19 tahun, Luqman sudah merantau meninggalkan negaranya untuk bergabung dengan KV Kortrijk di Liga Belgia. Ini tentu sinyal bahaya karena pengalaman yang dia dapatkan jelas berbeda dari mereka-mereka yang berkompetisi di negeri sendiri.
Sejauh ini, Luqman memang masih bermain untuk Tim Muda Kortrijk. Terbaru, dia mencetak satu gol saat jumpa KVC Westerlo U-21.
Nguyen Tien Linh [Vietnam]
Nama Tien Lin sudah bersinar saat SEA Games 2019. Dirinya adalah renner-up top skor di ajang multievent se Asia Tenggara itu.
Di edisi Piala AFF ini, Tien Linh digadang-gadang akan menjadi kandidat pencetak gol terbanyak. Sebab, saat masih mentas bersama Becamex Binh Duong, ia sudah mencetak 6 gol dari 11 laga.
Nguyen Cong Phuong [Vietnam]
Berita Terkait
-
Persaingan Lini Belakang Timnas Indonesia: Elkan Baggott Bersaing dengan Para Senior Kelas Kakap
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
-
Maarten Paes Ungkap Kisah Pilu Keluarganya di Indonesia ke Media Belanda
-
Elkan Baggott Dua Tahun Absen, Timnas Indonesia Sudah Tambah 16 Pemain Naturalisasi
-
Kegilaan Persija Jakarta,14 Pemainnya Dipanggil Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Persaingan Lini Belakang Timnas Indonesia: Elkan Baggott Bersaing dengan Para Senior Kelas Kakap
-
Bos Persija Bakal Tegur Allano Lima Karena Sering Dapat Kartu Kuning, Tapi...
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
-
Maarten Paes Ungkap Kisah Pilu Keluarganya di Indonesia ke Media Belanda
-
Pemain Timnas Putri Iran di Australia Terbelah, Satu Ubah Keputusan dan Pulang ke Iran
-
Sebutan Anak Papah Melekat pada Persija, Mohamad Prapanca dan Bambang Pamungkas Buka Suara
-
Elkan Baggott Dua Tahun Absen, Timnas Indonesia Sudah Tambah 16 Pemain Naturalisasi
-
Kegilaan Persija Jakarta,14 Pemainnya Dipanggil Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026
-
Siapa Rafael Van der Vaart? Legenda Belanda yang Marahi Maarten Paes, Punya Anak Berdarah Indonesia
-
Apa Itu Balas Dendam? Striker PSG Tak Minat