Kamboja memang unggul penguasaan bola atas Malaysia. Akan tetapi, mereka tidak menunjukkan kelemahan di lini serang.
Selama dua babak, akurasi tembakan pemain Kamboja berada di kisaran 42,9 persen, tertinggal dari Malaysia yang mencapai 52,9 persen.
Mereka pun cukup sering melakukan pelanggaran, terbukti dari 14 kali kesalahan yang membuat wasit harus meniup peluit dan satu di antaranya berbuah kartu kuning.
Situasi demikian tentu harus dapat dimanfaatkan timnas Indonesia. Skuad "Garuda", yang melakukan pemusatan latihan di Turki pada November 2021, mempunyai komposisi pemain yang solid untuk misi tersebut.
Namun, seperti yang disebut Shin Tae-yong, hal pertama yang perlu dilakukan timnas Indonesia, yakni secepat mungkin memutus aliran bola Kamboja. Di sini, lini tengah menjadi sektor yang penting.
Untuk itu, tampaknya Shin akan menerapkan formasi 4-2-1-3 atau 4-3-3 dan menurunkan gelandang bertahan Rachmat Irianto.
Rian, sapaan Rachmat, mendapatkan kepercayaan penuh dari Shin Tae-yong untuk menjadi pengacau serangan lawan setelah pemain berusia 22 tahun itu membantu Indonesia dua kali menundukkan Taiwan pada "play-off" Kualifikasi Piala Asia 2023, Oktober 2021 dan mengandaskan Myanmar 4-1 dalam pertandingan persahabatan di Turki.
Kerja Rian, sapaan Rachmat, dibantu oleh kapten tim sekaligus pengatur serangan, Evan Dimas.
Evan, pemain dengan jam terbang tertinggi di timnas Indonesia meski usianya baru 26 tahun, diharapkan menjadi penyeimbang lini serang dan bertahan.
Baca Juga: Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Kamboja, Keisuke Honda Keluhkan Hal Ini
Dua pemain tersebut disokong oleh gelandang kelahiran Sorong yang terus memperlihatkan kualitas menjanjikan, Ricky Kambuaya.
Dari lima laga timnas Indonesia sepanjang Oktober-November 2021, Ricky membuat tiga gol dan dua assist.
Di lini depan, Ezra Walian diprediksi akan menjadi pilihan utama Shin dalam daftar sebelas pertama kontra Kamboja, didampingi Witan Sulaeman dan Irfan Jaya. Kombinasi tiga pemain ini menghasilkan lima gol pada tiga laga uji coba di Turki.
Di lini pertahanan, Shin memiliki banyak pilihan pemain dengan kualitas yang nyaris setara. Elkan Baggott dipastikan tak tampil sejak menit pertama versus Kamboja, tetapi Shin masih bisa memilih Rizky Ridho, Victor Igbonefo, Fachruddin Aryanto, Ryuji Utomo atau Alfeandra Dewangga sebagai bek tengah.
Lalu, untuk bek kiri dan kanan, Shin sepertinya tetap memainkan si pelempar jauh Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam Bahar. Di posisi kiper, pilihan condong ke Nadeo Argawinata atau Muhammad Riyandi.
Timnas Indonesia pun perlu mengarahkan perhatian ke beberapa pemain Kamboja dengan torehan terbaik ketika bertemu Malaysia, seperti kapten sekaligus bek Seouy Visal.
Seouy (26 tahun) membuat 50 operan sukses, tertinggi dari semua pemain, dalam pertandingan versus Malaysia.
Lalu ada Orn Chanpolin (23), gelandang bertahan dengan tekel terbanyak, empat kali. Andai tak awas, Orn bakal membuat majal serangan-serangan Indonesia.
Bagi timnas Indonesia, tiga poin dari pertandingan melawan Kamboja besar artinya karena akan memperbesar kemungkinan mereka lolos ke semifinal dan menambah kepercayaan diri dalam mengarungi Piala AFF 2020.
Indonesia memang berada di grup berat. Selain Kamboja dan Laos, Grup B juga beranggotakan Vietnam dan Malaysia, dua negara yang sudah merasakan juara Piala AFF.
Vietnam merupakan juara Piala AFF 2008 dan 2018, sementara Malaysia datang dengan status kampiun Piala AFF 2010.
Adapun pencapaian tertinggi Indonesia di Piala AFF adalah peringkat kedua (runner up) yang diraih lima kali, yakni pada 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016.
Perlu diingat, hanya dua tim terbaik Grup A dan B yang berhak melangkah ke semifinal.
Semoga Indonesia mulus melaju demi gelar juara Piala AFF 2020 yang dituju. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana