Suara.com - Pelatih Martapura Dewa United Kas Hartadi mengatakan timya sempat kehilangan konsentrasi saat waktu tambahan babak kedua, ketika kedua tim bertemu di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (16/12/2021).
"Jadi memang kita kehilangan konsentrasi di injury time, kita sudah berusaha untuk memenangkan pertandingan ini. Tapi hasilnya kita draw," jelas Kas dalam konferensi pers virtual usai pertandingan.
Dewa United hampir mengamankan kemenangan andai PSIM Yogyakarta tidak mampu menyamakan kedudukan dari gol Sugeng Effendi pada waktu tambahan babak kedua yang membuat skor berkesudahan 2-2.
Kas mengatakan meski harus puas bermain imbang, ia menilai laga antara Martapura Dewa United melawan PSIM Yogyakarta malam ini adalah pertandingan yang bagus dan enak ditonton.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada anak asuhnya yang telah bekerja keras dengan sangat luar bisa dan mengakui kedua tim di laga tersebut sama-sama memiliki kualitas yang bagus.
"Pertandingan tadi bagus, enak ditonton juga. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain Dewa United, malam ini bekerja dengan sangat luar biasa meskipun hasilnya draw. Pertandingan tadi memang sama-sama punya kualitas," terang Kas.
Lebih lanjut, ia bertekad akan bekerja lebih keras lagi bersama Martapura Dewa United pada dua pertandingan berikutnya di babak delapan besar Grup Y agar bisa menjaga asa lolos ke semifinal.
"Di sisa dua pertandingan, kita akan bekerja keras lagi agar kita bisa lolos ke semifinal. Jadi memang delapan besar di grup ini kualitas semua tim cukup bagus. Sulut, Medan, PSIM sama kualitasnya bagus," ujar Kas.
Pada pertandingan malam ini, Martapura Dewa United sempat unggul 2-1 saat memasuki menit 90 sebelum akhirnya tendangan keras Sugeng Effendi pada menit 90+3 membuat skor berkesudahan 2-2.
Baca Juga: Ancelotti Pusing, Setelah Modric dan Marcelo, 4 Pemain Real Madrid Terpapar COVID-19
Hasil imbang yang didapatkan ini membuat Martapura Dewa United dan PSIM Yogyakarta berada di posisi kedua dan ketiga klasemen sementara Grup Y babak delapan besar Liga 2 dengan raihan masing-masing satu poin. [Antara]
Berita Terkait
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pernah Dibobol Ragnar Oratmangoen, Kiper Arab Saudi Sabet Rekor Saves Terbanyak di Piala Dunia 2026
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih