Suara.com - Timnas Thailand diterpa kabar buruk jelang menghadapi Indonesia di leg pertama final Piala AFF 2020. Bek andalannya Theerathon Bunmathan dipastikan absen.
Sebelumnya Thailand bermain impresif di dua laga semifinal Piala AFF 2020 menghadapi Vietnam. Skuat asuhan Alexandre Polking itu lolos dengan agregat 2-0.
Lolos menuju babak final, Thailand dipastikan tanpa satu pemain andalannya, yaitu Theerathon Bunmathan. Dia absen karena akumulasi kartu.
Theerathon Bunmathan mendapatkan dua kartu kuning di dua semifinal melawan Vietnam. Maka dari itu, dia mendapatkan larangan bermain di leg pertama babak final menghadapi timnas Indonesia.
Absennya pemain berusia 31 tahun tersebut membuat Thailand pun khawatir. Sebab Theeraton punya peran besar di baik itu menyerang atau bertahan.
"Indonesia punya pertahanan yang baik dan fakta bahwa Theerathon tidak bermain di leg pertama final karena hukuman, itu punya imbas bagi Thailand," ucap gelandang Thailand, Phitiwat Sukjitthammaku dikutip dari The Thao Van Hoa, Senin (27/12/2021).
"Mereka adalah tim yang sangat kuat dan berbahaya. Tapi hari ini kami menunjukkan pertahanan tim yang sangat bagus," imbuhnya.
Anak asuh Shin Tae-yong menang 4-2 dalam pertandingan leg kedua, sehingga unggul agregat 5-3 atas tim berjuluk The Lions itu.
Adapun pertandingan final Piala AFF 2020 antara Indonesia vs Thailand akan dilangsungkan dalam dua leg. Pertemuan pertama dilangsungkan pada 29 Desember, sedangkan leg kedua pada 1 Januari 2022.
Baca Juga: Pantau Langsung Tiga Pertandingan Timnas Indonesia, Begini Komentar Pelatih Thailand
Tag
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026