Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mendapatkan apresiasi tinggi dari publik Korea Selatan usai membawa skuad Garuda ke babak final Piala AFF 2020. Juru taktik berusia 51 tahun itu disebut lebih hebat dari bintang Kpop.
Kabar tersebut diketahui dari akun YouTube HANJUNE TV Footics yang tayang pada Minggu (26/12/2021). Dalam tayangan itu, host acara menyampaikan kabar dengan bahasa Korea.
"Shin Tae-yong lebih hebat dari Kpop: Respons eksplosif dari Indonesia menuju final Piala AFF 2020," tulis judul tayangan YouTube tersebut.
Dalam tayangan itu, Shin Tae-yong dibahas tuntas karena bisa membawa timnas Indonesia ke babak final. Tentu hal ini mengejutkan karena tim Merah Putih sebelumnya sempat diragukan.
Nah, perjuangan Shin Tae-yong dan para pemain timnas Indonesia ke babak final Piala AFF 2020 memang bukan hal mudah.
Tergabung di Grup B, Evan Dimas cs harus bersaing dengan tim kuat seperti Malaysia dan Vietnam. Belum lagi ada Laos serta Kamboja yang diharapkan bisa mengejutkan.
Namun hasilnya memuaskan diawali kemenangan melawan Kamboja serta Laos. Setelah itu, menghadapi Vietnam Shin Tae-yong mampu menunjukkan taktik bertahan luar biasa.
Meski bermain bertahan, timnas Indonesia mampu membuat lawannya frustasi. Alhasil skuad berhasil menahan VIetnam dengan skor 0-0.
Di laga penentuan, timnas Indonesia meledak ketika menghadapi rival bebuyutan Malaysia. Anak asuh Shin Tae-yong berhasil menang telak 4-1.
Baca Juga: Pelaku Pemukulan Wasit di Liga 3 Diamankan Polisi, PSSI Beri Apresiasi
Berkat kemenangan ini, timnas Indonesia akhirnya menjadi juara grup, karena unggul agresivitas gol dari Vietnam, meski poinnya sama.
Di babak semifinal, skuad Garuda harus menghadapi tim tuan rumah Singapura. Pada leg pertama, laga berlangsung imbang 1-1.
Drama terjadi di leg kedua. Timnas Indonesia menang 4-2 lewat babak tambahan waktu, sedangkan Singapura harus mendapatkan tiga kartu merah.
Adapu di final nanti, timnas Indonesia akan menghadapi Thailand yang menyingkirkan Vietnam. Laga melawan tim berjuluk Gajah Perah itu bakal dilangsungkan dua leg.
Pertandingan final Piala AFF 2020 dijadwalkan pada 29 Desember dan 1 Januari 2022 mendatang.
Berita Terkait
-
Jelang Final Piala AFF, Media Thailand Soroti Mental Pemain Muda Indonesia
-
Sempat Cekcok dengan Shin Tae-yong, Wasit Qatar Ini Dibebastugaskan dari Piala AFF 2020
-
Timnas Indonesia vs Thailand di Final Piala AFF, Ini Pesan Witan Sulaeman untuk Suporter
-
5 Hits Bola: Bantu Timnas Indonesia Lolos ke Final, Egy Malah Diejek Striker Singapura
-
Viral Staf Timnas Indonesia Selawatan saat Bersihkan Ruang Ganti, Nadeo: Terima Kasih!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian
-
Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau
-
Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus
-
Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!
-
Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Melonjak Jelang 17 Agustus
-
BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT
-
Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus
-
Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam