Padahal, timnas Indonesia sempat tampil solid dalam menjaga sektor pertahanan saat menahan imbang Vietnam tanpa gol di babak penyisihan grup.
Tentu, aspek ini harus kembali diperkuat skuad Garuda saat menghadapi Thailand pada partai final Piala AFF 2020.
4. Memperbaiki kualitas operan
Upaya timnas Indonesia saat menyusun serangan kerap kandas di tengah jalan lantaran buruknya kualitas operan para pemainnya.
Saat menghadapi Thailand, kualitas operan anak asuh Shin Tae-yong bakal menentukan keberhasilan skuad Garuda dalam menyerang pertahanan lawan.
Oleh karena itu, Evan Dimas dan kawan-kawan wajib memperbaiki aspek ini saat menghadapi Thailand di partai final.
5. Mengurangi jumlah pelanggaran
Timnas Indonesia harus bisa meminimalkan tingkat penciptaan pelanggaran saat melawan Thailand. Sebab, belakangan ini skuad Garuda banyak bermain agresif dalam menekan lawan.
Pasalnya, timnas Indonesia bisa menghadapi ancaman besar apabila banyak melakukan pelanggaran, utamanya di dekat area kotak penalti.
Baca Juga: Hotman Paris Siap Gelontorkan Bonus Rp 1 Miliar untuk Timnas Indonesia
Hal itu sejurus dengan kelemahan skuad Garuda dalam mengantisipasi skema-skema bola mati yang kerap kali berbuah gol.
[Aditia Rizki Nugraha]
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Raja Menit Bermain: 3 Penggawa Timnas Indonesia dengan Jam Terbang Tertinggi di Eropa
-
Ole Romeny Bikin Heboh! Main Hadroh Bareng Santri Jelang TC Timnas Indonesia
-
Karier Aboard Pratama Arhan Ini Berakhir Jika Benar Berlabuh ke Garudayaksa FC
-
Latihan Perdana Timnas Indonesia Dimulai, Marselino hingga Saddil Langsung Digeber John Herdman
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?