Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sebelumnya ngamuk karena para pemain hanya diberikan konsumsi nasi kotak. Intip berikut menu nasi kotak yang jadi santapan sehar-hari skuad Garuda.
Melalui wawancara dengan media Korea Selatan The JongAng pada Senin (27/12/2021) lalu, Shin Tae-yong mengeluhkan konsumsi yang disediakan panitia pelaksana Piala AFF 2020.
Sebab, nasi kotak yang disediakan pihak panitia dinilai tidak menyukupi kebutuhan gizi para pemain. Sehingga hal itu memengaruhi kondisi fisik anak asuhnya.
"Memang ini bagian sangat sulit bagi saya, pemulihan fisik apalagi di bubble sistem. Jadi tidak bisa makan yang bergizi, seharusnya makan bergizi agar cepat pulih," kata Shin Tae-yong.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menjelaskan makanan nai kotak itu menghambat pemulihan fisik pemain. Padahal jika nutrisi gizinya memadai, skuad Merah Putih bisa kembali fit lagi.
"Tapi karena kita makan nasi kotak, jadi setiap makan agak sedikit kurang nutrisi pemain. Jadi itu yang saya khawatirkan sampai saat ini," imbuhnya.
Nah, belum lama ini menu nasi kotak yang dikonsumsi para pemain timnas Indonesia beredar di media sosial. Terlihat konsumsi tersebut berwarna hitam.
Didalamnya ada beberapa makanan dengan asupan karbohidrat dari nasi putih. Selai itu ada sayuran yang porsinya terhitung sedikit.
Kemudian ada lauk utama daging sosis serta makanan penutup puding. Selain itu ada juga telur dan pisang di luar nasi kotak itu.
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Burnley di Liga Inggris, 31 Desember 2021
Terlepas dari masalah tersebut, timnas Indonesia baru saja kena bantai Thailand dengan skor telak 4-0. Empat gol itu disumbangkan oleh brace Chanathip Songkrasin, Supachok Sarachat, dan Bordin Phala.
Dengan kemenangan ini, Thailand sudah satu langkah untuk menjadi juara Piala AFF 2020. Namun, masih ada leg kedua yang akan berlangsung pada Sabtu (1/1/2021).
Berita Terkait
-
Anggap Indonesia Tak Punya Kans, Pemain Vietnam Minta Leg ke-2 Final Piala AFF Tak Digelar
-
Meski Dibantai, Pelatih Thailand Sebut Timnas Indonesia Akan Mengerikan 2 Tahun ke Depan
-
Rekor Miris Timnas Indonesia di Final Piala AFF, Kerap Jadi Bulan-bulanan
-
Sosok Manajer Cantik Jadi Salah Satu Kunci Thailand Bantai Indonesia
-
Cari Pelatih Baru, Singapura Disarakan untuk Contoh Timnas Indonesia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang