Suara.com - Butuh keajaiban agar Timnas Indonesia bisa meraih juara Piala AFF 2020. Hal ini juga disadari oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan lantaran prestasi tidak bisa dicapai dengan cara instan.
Seperti diketahui perjuangan Timnas Indonesia untuk mengangkat trofi Piala AFF 2020 sangatlah berat. Bagaimana tidak, tim besutan Shin Tae-yong kalah 0-4 dari Thailand di laga leg pertama pada 29 Desember lalu.
Hasil itu membuat skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- wajib mengejar defisit empat gol atau lebih andai mau juara. Tentunya bakalan sulit mengingat Thailand bukanlah lawan sembarangan.
Lelaki yang akrab dipanggil Iwan Bule itu paham bahwa Shin Tae-yong membutuhkan waktu dan program berkelanjutan demi memajukan tim nasional. Baginya juru taktik asal Korea Selatan itu bukan pesulap di mana prestasi bisa didapat dengan instan.
"Shin Tae-yong bukan pesulap, betul. Dia pelatih. Jadi tidak mungkin secara instan melakukannya apalagi kompetisi sempat tidak berjalan," kata Iriawan saat ditemui di Stadion Pakansari beberapa waktu lalu.
Apa yang disampaikan Iwan Bule ini menanggapi ocehan netizen yang menyebut nasib Shin Tae-yong terancam karena gagal di Piala AFF. Padahal, ia menyebut tidak demikian karena kontrak sang pelatih masih panjang.
"Shin Tae-yong kontraknya empat tahun dengan opsi perpanjangan. Itu ada program yang berkesinambungan, yang tidak serta-merta secara instan Timnas Indonesia harus bagus," terangnya.
"Ekspektasi publik memang tinggi ke anak-anak (pemain Timnas). Teman-teman tahu bahwa BRI Liga 1 2021/2022 baru bergulir selama empat bulan."
"Tapi kan, negara-negara lain seperti Vietnam bisa. Vietnam itu tidak berhenti kompetisinya, paling berhenti sebentar. Thailand juga. Kami paling lambat menggelar kompetisi sama seperti Filipina kalau tidak salah," pungkasnya.
Baca Juga: Timnas Thailand Diisukan Pakai Doping Jelang Leg Kedua Final Piala AFF 2020, Apa Itu?
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Butuh 5 Gol untuk Juara Piala AFF 2020, Shin: Saya Yakin Menang!
-
Butuh Menang Besar, Fakhri Husaini Ingatkan Timnas Indonesia Kontrol Emosi
-
Dibahas Media Vietnam, Timnas Indonesia Dipercaya Bisa Menang 7-0 atas Thailand
-
Doa Memohon Kemenangan Jelang Leg Kedua Final AFF 2020 Indonesia VS Thailand
-
Thailand Superior, Evan Dimas Tak Gentar: Kami akan Menang!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026