Suara.com - Nama Ismed Sofyan masuk dalam daftar pemain Persija untuk putaran kedua alias seri 4 BRI liga 1 2021/2022 di Bali. Dia pun menegaskan siap merebut kembali posisi bek sayap kanan Macan Kemayoran.
Ismed Sofyan harus absen lama membela Persija Jakarta sejak dihantam cedera meniskus. Terkini, kondisinya sudah semakin membaik kendati belum 100 persen pulih.
Bergabungnya Ismed Sofyan ke skuad Persija di Bali tak lain adalah sebagai bagian dari proses penyembuhan cederanya.
“Saya sekarang sedang berusaha keras untuk mengembalikan kondisi pascaoperasi. Kenapa saya bekerja keras karena saya ingin di musim ini bisa tampil," kata Ismed Sofyan dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Senin (10/1/2022).
“Kalau pemulihan cedera mungkin sudah di level 80 persen dalam interval 1-100. Artinya 20 persen lagi untuk sampai di level 100. Tapi, yang menjadi masalah sekarang kan kondisi fisik juga. Ini yang sekarang kami (bersama tim medis Persija) kejar,” tambahnya.
Ismed, yang kini berusia 42 tahun, menegaskan bahwa semangatnya untuk segera pulih dari cedera didasari oleh asas profesionalitas. Dia tak ingin hanya menjadi 'kartu mati' untuk Persija.
Meski menjadi salah satu pemain paling loyal di skuad dan sudah kerap dianggap sebagai legenda, Ismed menegaskan tak butuh dikasihani. Dia ingin kembali ke skuad dengan kerja kerasnya sendiri.
“Secara usia memang saya bukan di usia yang layak sebagai pemain profesional. Tapi saya tak memandang seperti itu. Saya memacu diri saya sendiri seperti ini: saya berada di Persija bukan karena faktor nonteknis," tegas Ismed.
"Artinya jangan mentang-mentang manajemen menganggap saya legend karena lama mengabdi di Persija. Saya tak mau seperti itu."
Baca Juga: Puji Boaz Solossa, Risto Sebut Perlu Orang Jenius
“Saya memotivasi diri selama masih di Persija jangan sampai manajemen punya prinsip mengontrak saya karena faktor x, seperti kasian atau lainnya. Saya tidak mau."
"Kalau memang kontribusi saya masih dibutuhkan saya siap di Persija. Tapi, kalau saya sudah tidak bisa berkontribusi lagi, saya akan mundur sendiri,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
RANS Cilegon FC Dikabarkan Ingin Boyong Mesut Ozil
-
Diincar Rans Cilegon FC, Gaji Mesut Ozil Mencapai Rp68 Miliar Per Tahun
-
Raffi Ahmad: Mesut Ozil Ngebet Main di Liga Indonesia
-
Tundukkan Bhayangkara FC, Arema FC Naik ke Peringkat Dua Klasemen BRI Liga 1
-
Hasil BRI Liga 1: Brace Spasojevic Bawa Bali United Tekuk Barito Putera
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
-
Alarm Portugal Jelang Hadapi Spanyol, Statistik Miris di Balik Gol Bersejarah Ronaldo
-
Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal
-
Timnas Australia Memburu Sejarah Baru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik
-
Cape Verde Tak Takut Lionel Messi: Kami Akan Bermain dengan Keberanian
-
Rating Pemain Timnas Spanyol Usai Tekuk Austria, Layak Menuju Tangga Juara?
-
Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Roger Milla, Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
-
Argentina vs Tanjung Verde: Mampukah Lionel Messi Akhiri Dongeng Si Hiu Biru di Piala Dunia 2026?