Suara.com - Pelatih Tira Persikabo Liestiadi mengakui blunder yang dilakukan oleh bek Veniamin Shumeiko menjatuhkan semangat anak asuhnya untuk mengerjar ketertinggalan pada pertandingan melawan Persebaya pada pekan ke-18 Liga 1.
Berbicara seusai pertandingan di Stadion I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin, Liestiadi mengatakan Persikabo kurang beruntung pada pertandingan ini setelah anak asuhnya bekerja keras untuk menyamakan kedudukan hingga menit akhir.
"Blunder dari Venia (Veniamin Shumeiko) di menit pertama babak kedua, menjatuhkan semangat anak-anak," ujar Liestiadi.
"Tapi dengan slogan Persikabo pantang menyerah, kita bisa mengejar ketinggalan menjadi 3-2, di menit akhir babak kedua kita banyak peluang, terutama dari Ciro, Dimas, tapi itu hasil akhir. Dewi Fortuna belum untuk kita," sambungnya.
Menurutnya, pada babak pertama Persikabo dapat mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang namun hal tersebut tidak bisa dikonversi menjadi gol oleh anak asuhnya.
Liestiadi mengatakan, anak asuhnya sempat memiliki semangat untuk mengamankan poin dar pertandingan ini ketika Ciro Alves berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 sebelum babak pertama usai.
"Sebenarnya di babak pertama, sebelum kejadian gol pertama dari Persebaya, kita sangat mendominasi. Banyak peluang tercipta, itu dibuktikan dengan kita mendapatkan empat corner kick, cuman kita kurang beruntung dari situasi tersebut.
"Kemudian Persebaya unggul dua kosong, lalu kita bisa membalas pada menit terakhir babak pertama melalui Ciro. Sebenarnya semangat anak-anak sudah bangkit lagi untuk babak kedua kita membalas atau mencari kemenangan," terang Liestiadi.
Persikabo Bogor harus mengakui kekalahan dari Persebaya dengan skor 2-3 dari Persebaya pada pekan ke-18 Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (10/1/2022).
Baca Juga: Ingin Tambah Jam Terbang, Dua Pemain Persis Solo Merapat ke PSS Sleman
Gol dari Persikabo Bogor dicetak oleh Ciro Alvers di menit 45 dan Aleksandar Rakic pada menit 53, sedangkan tiga gol dari Persebaya dicetak oleh Samsul Arif pada menit ke-19.37 dan 46.
Kekalahan ini membuat Persikabo Bogor masih berada di posisi ke-13 dengan torehan 19 poin, sedangkan Persebaya Surabaya mengamankan tempat mereka di peringkat ke-4 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 36 poin dari 18 pertandingan.
Berita Terkait
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Riyan Ardiansyah Jadi Pemain ke-9 yang Dipinjamkan Malut United
-
3 Klub Super League yang Cocok untuk Adrian Wibowo, Salah Satunya Persebaya
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026