Suara.com - Persiraja Banda Aceh melayangkan protes ke PSSI terkait kepemimpinan wasit saat pertandingan tim tersebut dengan PSIS Semarang dalam laga lanjutan kompetisi Liga 1.
Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam di Banda Aceh, Kamis (13/1/2022), mengatakan Persiraja dirugikan oleh kepemimpinan wasit yang dinilai tidak netral memimpin pertandingan
"Hari ini kami melayangkan surat protes kepada PSSI. Wasit yang memimpin pertandingan kontra PSIS juga sudah beberapa kali bermasalah," kata Nazaruddin Dek Gam seperti dimuat Antara.
Menurut Anggota Komisi III DPR RI tersebut wasit Iwan Sukoco yang memimpin laga banyak merugikan Persiraja. Ia juga menilai wasit tidak netral.
Ketidaknetralan tersebut, kata dia, bisa dilihat saat wasit memberikan kartu kuning kepada bek Persiraja Andika Kurniawan. Sedangkan pemain lawan yang menghantam pemain Persiraja tidak diberi kartu.
Kemudian, kata Nazaruddin Dek Gam, wasit memberikan kartu kuning kedua kepada Andika Kurniawan, sehingga pemain tersebut dikeluarkan dari lapangan. Padahal, pelanggaran dilakukan tidak terlalu berat.
"Dan fatalnya lagi, wasit tidak meniup peluit panjang pada tambahan waktu di babak kedua sudah berakhir saat bola sudah mati. Malah, wasit memberikan tendangan bebas, sehingga menghasilkan gol bagi PSIS," kata Nazaruddin.
Nazaruddin mengatakan Persiraja memprotes bukan karena gol, tetapi mengapa wasit tidak mengakhiri pertandingan setelah waktu tambahan di babak kedua sudah berakhir.
"Selain itu juga ada sejumlah ketidakadilan wasit dan hakim garis terhadap Persiraja. Seperti menyatakan beberapa kali offside pemain Persiraja," kata Nazaruddin Dek Gam.
Berita Terkait
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme
-
Heboh! Wasit Piala Dunia 2026 Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Remaja Laki-laki
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
-
Dituduh Diving, Kapten Leeds United Tampil Interview dengan Luka di Kepala
-
MU Berburu The Next Bruno Fernandes, Maxi Araujo Jadi Target Utama
-
Krisis Lini Tengah Manchester United, Ederson Menjadi Solusi Murah Usai Atletico Tikung Joao Gomes