- Penjaga gawang Dewa United, Sonny Stevens, mengungkapkan masih mengalami gegar budaya meski telah menetap tiga tahun di Indonesia.
- Pemain asal Belanda tersebut kesulitan menyesuaikan diri dengan cuaca panas serta rendahnya aktivitas warga di luar ruangan.
- Perbedaan gaya hidup seperti penggunaan kendaraan pribadi dan pusat perbelanjaan menjadi tantangan adaptasi bagi Stevens dan keluarga.
Suara.com - Penjaga gawang Dewa United, Sonny Stevens, mengaku masih merasakan culture shock meski sudah menjalani tiga musim di Indonesia. Kiper asal Hoorn, Belanda, itu menilai proses adaptasi di luar lapangan tidak selalu mudah.
Meski tampil konsisten di kompetisi, Stevens mengakui sempat kesulitan menyesuaikan diri dengan gaya hidup masyarakat di Pulau Jawa, terutama terkait kebiasaan mobilitas.
Perbedaan Gaya Hidup dan Cuaca
Menurut Stevens, perbedaan paling terasa adalah kondisi cuaca yang panas serta minimnya aktivitas luar ruangan pada siang hari.
“Sejujurnya, tidak jauh berbeda dengan Belanda. Satu-satunya perbedaan adalah di sini sangat panas, jadi pada siang hari tidak banyak kehidupan di luar ruangan,” ujarnya kepada media VoetbalPrimeur.
Ia juga membandingkan kebiasaan masyarakat Eropa yang gemar menikmati kopi di kafe terbuka dengan situasi di Indonesia. “Alih-alih minum kopi di kota, di sini minumnya di pusat perbelanjaan,” tambahnya.
Stevens menilai sebagian besar aktivitas di Jawa berlangsung di dalam ruangan. Ia juga mengaku perlu beradaptasi dengan kebiasaan masyarakat yang lebih mengandalkan kendaraan pribadi.
“Kami terbiasa berjalan kaki ke kota, tetapi di sini semuanya menggunakan mobil,” katanya.
Ia menyebut kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya dan keluarga saat pertama kali tinggal di Indonesia.
Baca Juga: Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!
Meski demikian, Stevens menegaskan kini mulai terbiasa dengan lingkungan barunya. Performa stabilnya bersama Dewa United menjadi bukti bahwa ia telah beradaptasi dengan baik di dalam maupun luar lapangan.
Berita Terkait
-
Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia
-
Arema FC Bidik Sapu Bersih Kemenangan di Dua Laga Terakhir BRI Super League 2025/2026
-
Ribut-ribut Pemain Setelah Duel Persija vs Persib, PSSI Belum Berani Ambil Sikap
-
Aturan Penentuan Juara Super League Jika Poin Persib dan Borneo FC Sama, Maung Bandung Diuntungkan
-
Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara