Suara.com - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel menegaskan jika timnya tak akan mengubah gaya ataupun filosofi bermain hanya demi sang penyerang, Romelu Lukaku bisa beradaptasi. Menurut sang pelatih, Lukaku lah yang harus bisa beradaptasi dengan tim.
Pernyataan Tuchel tersebut boleh jadi merupakan babak baru dari renggangnya hubungannya dengan Lukaku.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Lukaku pernah dicoret dari skuad Chelsea imbas pernyataannya di depan media yang menyebut ia tak senang dengan situasi di London Barat dan ingin kembali ke Inter Milan.
Lukaku lantas kembali ke tim, namun Tuchel akhir pekan lalu menyebut jika Lukaku harus 'kerja lebih keras' untuk tim saat Chelsea ditekuk Manchester City 0-1 dalam laga tandang lanjutan Liga Inggris 2021/2022.
Teranyar, jelang laga tandang kontra Brighon yang akan dihelat Rabu (19/1/2022) dini hari WIB nanti, Tuchel menyebut timnya tak akan mengubah gaya bermain hanya demi Lukaku.
Semenjak merapat dari Inter pada bursa transfer musim panas 2021 kemarin, Lukaku sendiri bisa dibilang belum benar-benar nyetel dengan Chelsea.
Ia bukanlah pilihan sahih di starting eleven Tuchel, dengan beberapa kali penyerang Timnas Belgia itu tak jadi starter untuk Chelsea.
"Setiap pemain melayani tim, itu prinsip tertinggi dan tidak akan pernah berubah. Kami tak akan mengubah style dan filosofi kami hanya demi satu atau dua pemain. Ini berlaku juga untuk Romelu," tegas Tuchel seperti dimuat Tribal Football, Selasa (18/1/2022).
"Ini adalah olahraga tim, bukan tentang 10 pemain yang melayani satu pemain," imbuh pelatih asal Jerman itu.
Baca Juga: Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Brighton vs Chelsea hingga Juventus vs Sampdoria
"Apapun itu, Romelu adalah pemain kunci. Jadi, akan selalu ada tekanan. Tidak akan ada lebih banyak tekanan daripada yang dia berikan pada dirinya sendiri," ucap Tuchel.
"Kami perlu menemukan perpaduan antara semua harapan, semua tekanan, dan tetap cukup santai untuk memainkan permainan terbaik Anda," tukasnya.
Lukaku baru mengemas 8 gol dari 22 penampilan di seluruh kompetisi bersama Chelsea di musim 2021/2022 ini.
Berita Terkait
-
Kabar Buruk dari Ole Romeny, Terjeblos ke Divisi 3 Liga Inggris!
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA
-
Lolos ke Final Piala FA, Manchester City Tunggu Pemenangan antara Chelsea vs Leeds United
-
Beda Nasib Pemain Timnas di Inggris: Elkan Baggott Menuju Premier League, Ole Romeny Degradasi?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Calvin Verdonk dan Lille Jaga Asa ke Liga Champions usai Hajar Paris FC
-
Statistik Gemilang Maarten Paes saat Ajax Bungkam NAC Breda
-
Kabar Buruk dari Ole Romeny, Terjeblos ke Divisi 3 Liga Inggris!
-
Update Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Verdonk Cadangan, Tim Jay Idzes Imbang
-
Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0