Suara.com -
Senegal tetap keluar sebagai juara Grup B Piala Afrika 2021 walau ditahan imbang tanpa gol dalam laga pemungkas penyisihan grup. Sementara Gabon mendampingi Maroko melangkah ke babak 16 besar.
Senegal tetap menjadi juara Grup B Piala Afrika 2021 walau ditahan imbang tanpa gol kala menghadapi Malawi dalam laga pemungkas penyisihan grup di Stadion Koukeong, Bafoussam, Kamerun, Rabu (19/1/2022) dini hari WIB.
Kedudukan Senegal di puncak klasemen akhir Grup B tidak lepas dari hasil mengejutkan dalam pertandingan lain yang berlangsung bersamaan di Yaounde, di mana Zimbabwe menumbangkan Guinea dengan skor 2-1.
Senegal ke babak 16 besar sebagai juara Grup B dengan koleksi lima poin didampingi Guinea yang finis di urutan kedua, sedangkan Malawi yang berada di posisi ketiga dengan empat poin berpeluang lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Bekal empat poin dan selisih gol impas dua memasukkan-dua kebobolan masih bisa membuat Malawi lolos ke 16 besar apabila setidaknya dua tim peringkat ketiga lain punya raihan yang lebih buruk.
Sementara Gabon mendampingi Maroko melangkah ke babak 16 besar Piala Afrika 2021 setelah kedua tim tersebut bermain imbang 2-2 dalam pertandingan pemungkas penyisihan Grup C di Stadion Ahmadou Ahidjou, Yaounde, Kamerun.
Gabon sempat dua kali memimpin lewat Jim Allevinah dan gol bunuh diri Nayef Aguerd, namun Maroko dua kali pula membalas berat penalti Sofiane Boufal dan Achraf Hakimi.
Maroko sudah lebih dulu lolos setelah memenangi dua pertandingan pertama mereka dan menjaga posisi di puncak klasemen akhir Grup B seusai bangkit mengimbangi Gabon.
Kendati lebih banyak ditekan di awal laga, Gabon mampu mencuri keunggulan melalui sepakan kaki kanan Jim Allevinah menyelesaikan umpan Jean-Noel Amonome pada menit ke-21.
Baca Juga: Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Brighton vs Chelsea hingga Juventus vs Sampdoria
Keunggulan itu raib pada menit ke-74 kala Sofiane Boufal mengkonversi tendangan penalti ke gawang Gabon setelah dilanggar Amonome di dalam kotak terlarang.
Gabon merestorasi keunggulan mereka pada menit ke-81 setelah memaksa Nayef Aguerd mencetak gol bunuh diri, tetapi Maroko kembali menyamakan kedudukan tiga menit kemudian berkat tendangan bebas akurat yang dilepaskan Achraf Hakimi.
Skor imbang 2-2 yang bertahan hingga bubaran cukup bagi Gabon untuk ke babak 16 besar mendampingi Maroko. Gabon finis sebagai runner-up Grup C dengan koleksi lima poin, di bawah Maroko yang memiliki tujuh poin, demikian catatan situs resmi CAF seperti dimuat Antara.
Maroko dan Gabon menjadi dua dari tujuh tim yang sudah melangkah ke babak 16 besar bersama tuan rumah Kamerun, Burkina Faso, Senegal, Guinea dan Nigeria.
Dalam pertandingan pemungkas Grup C lainnya yang berlangsung bersamaan di Stadion Roumde Adjia, Kepulauan Comoros menorehkan catatan bersejarah dengan menundukkan Ghana 3-2.
Hasil itu menandai penampilan debut Comoros di putaran final Piala Afrika dengan sebuah kemenangan. Comoros juga berpeluang kian menajamkan capaian ini mengingat mereka masih bisa lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Comoros finis di urutan ketiga Grup C dengan tiga poin dan selisih gol defisit dua, sedangkan Ghana yang empat kali juara Piala Afrika harus pamit lebih awal dari edisi kali ini setelah hanya memperoleh satu poin dan berakhir sebagai juru kunci.
Berita Terkait
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Bomber Persija Asal Maroko Ketiban Berkah Saat Ramadan, Kenapa?
-
Infantino Sebut Maroko Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi Cs Bukan Lagi Kuda Hitam
-
Here We Go! Juventus Resmi Dapatkan Striker Muslim dari Maroko, Siapa Dia?
-
Eks Winger Timnas Maroko Tak Sabar Debut bersama Dewa United
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Krisis Pemain, John Herdman Wajib Lirik 3 Bintang Asal Timur Indonesia Ini
-
Cerita Dramatis Atalanta di Liga Champions, Butuh Keringat dan Darah untuk Lolos 16 Besar
-
Perjalanan Karier Pemain Maluku Daijiro Chirino hingga Membela Klub Cristiano Ronaldo
-
Mudik ke Maluku, Pemain Keturunan Ini Dibuat Geleng-geleng Lihat Indahnya Kampung Halaman
-
Lolos Saja Belum Pasti, Pelatih Malaysia Sudah Pasang Target Juara Piala Asia 2027
-
Performa Gacor, Brentford Perpanjang Kontrak Keith Andrews hingga 2032
-
Hector Souto Ungkap Alasan Panggil Nama-nama Baru untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Bantai MU, Umuh Muchtar Minta Persib Langsung Fokus Hadapi Persebaya Surabaya
-
3 Kerugian Emil Audero jika Gabung Juventus, Lebih Baik Bertahan di Cremonese
-
Alasan Tim Laskar Kalinyamat Rekrut Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong, Kiper Persijap Naik Level