Suara.com - Persidangan kasus KDRT yang membelit legenda Manchester United, Ryan Giggs ditangguhkan hingga 8 Agustus mendatang karena keterbatasan ruang sidang. Demikian seperti dilaporkan BBC, Rabu (19/1/2022).
Pelatih kepala Timnas Wales itu dikenai tuntutan perilaku pemaksaan dan serangan terhadap dua wanita, yakni mantan kekasih dan adik perempuannya.
Persidangan sedianya dimulai di Pengadilan Manchester pada 24 Januari ini. Giggs sendiri masih terus keukeuh menolak semua tuduhan serta masih berada dalam status jaminan.
"Sangat disayangkan keadaan mengharuskan sidang ini dicoret dari daftar," kata Hakim Hilary Manley seperti dikutip BBC.
"Alasannya karena tidak ada ruang sidang yang tersedia untuk mengakomodir proses persidangan ini."
"Karena banyaknya kasus yang menumpuk, diperburuk oleh pandemi COVID-19 dan perlunya menjaga jarak sosial, ini adalah situasi yang menjadi kenyataan sehari-hari untuk pengadilan pidana."
Kuasa hukum Giggs sendiri mengatakan kliennya "sangat kecewa".
Mantan winger Manchester United itu pada April 2021 lalu didakwa bahwa dia telah memukul Kate Greville dengan "tandukan kepala yang disengaja".
Giggs awalnya ditahan dalam kasus tersebut sebelum kemudian dibebaskan dengan jaminan pada November 2020.
Baca Juga: Paul Pogba Comeback Merumput Awal Februari, Masih Berkomitmen Penuh untuk Manchester United
Sosok berusia 48 tahun itu menghabiskan seluruh kariernya berseragam Manchester dengan catatan 963 penampilan, dan memenangi sejumlah trofi termasuk 13 kali juara Liga Inggris dan dua kali juara Liga Champions.
Di level internasional, Giggs 64 kali tampil untuk Timnas Wales dalam rentang waktu 1991-2007 sebelum ditunjuk sebagai pelatih timnas pada 2018.
Selama Giggs menjalani proses hukum, posisi juru taktik Wales sendiri diambil alih Rob Page sebagai caretaker. Termasuk saat Euro 2020 pada musim panas lalu, Giggs absen mendampingi Gareth Bale dan kawan-kawan di turnamen meski berjasa meloloskan negaranya ke putaran final.
Berita Terkait
-
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kabarnya Diminati Manchester United
-
Yesaya Abraham Acungkan Jari Tengah dan Mengumpat di Acara Live TV Bikin Heboh
-
Ditepikan Barcelona, Legenda Arsenal Intip Peluang Boyong Marcus Rashford?
-
Manchester United Ogah Negosiasi, Masa Depan Mascus Rashford Ditentukan INEOS
-
Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League