Suara.com - Pemain Ansan Greeners, Asnawi Mangkualam akhirnya buka suara terkait insiden dengan pemain Singapura, Faris Ramli di Piala AFF 2020.
Sebagaimana diketahui, ada momen unik ketika timnas Indonesia menghadapi Singapura di semifinal Piala AFF 2020.
Salah satunya ketika Faris Ramli gagal mengeksekusi penalti. Tendangannya mampu ditepis Nadeo Argawinata, sehingga membuat The Lions gagal mengunci kemenangan.
Setelah kegagalan itu, Asnawi Mangkualam langsung melakukan konfrontasi terhadap pemain Singapura tersebut. Pemain berusia 22 tahun itu menghampiri Faris Ramli yang bersedih karena tendangannya ditepis.
Pada momen itu, Asnawi mengatakan 'terima kasih' kepada Faris Ramli. Banyak pro dan kontra terkait konfrontasi pemain Ansan Greeners tersebut.
Setelah lama terdiam, kini Asnawi akhirnya memberikan klarifikasi. Pemain yang kerap menjadi kapten timnas Indonesia karena Evan Dimas jarang bermain, menyampaikan permintaan maaf.
Bukan hanya itu, eks PSM Makassar tersebut juga menegaskan bahwa tindakannya itu tidak patut ditiru. Klarifikasi ini disampaikan Asnawi via Instagram pada Rabu (26/1/2022).
"Ada yang ingat momen ini? Maaf kejadian ini tidak baik untuk ditiru, tapi ini hanya spontanitas dan hhanya mengucapkan terima kasih kepada Faris," tulis Asnawi di keterangan postingannya.
Sementara itu, berkat gagalnya penalti Faris, Singapura gagal lolos karena timnas Indonesia mampu mencetak dua gol lagi dengan memanfaatkan keunggulan pemain.
Baca Juga: 5 Pemain Muda yang Tampil Menjanjikan di BRI Liga 1 2021/2022
Sayangnya di babak final skuad Garuda harus kalah dari Thailand. Dalam dua leg final, anak asuh Shin Tae-yong menyerah 2-6 dari skuad Gajah Perang.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, Alfeandra Dewangga Mau Menang Demi Ranking FIFA
-
Jelang Lawan Timor Leste, Alfeandra Dewangga Berhasrat Perbaiki Ranking FIFA Timnas Indonesia
-
Fisik Timnas Indonesia Belum Maksimal, Tapi Siap Lawan Timor Leste
-
Pratama Arhan Diragukan Tampil saat Indonesia Hadapi Timor Leste, Masalah Otot Penyebabnya
-
Efek Negatif Jadwal Padat BRI Liga 1: Kekuatan Otot Pemain Timnas Indonesia Menurun
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?